Buka-bukaan Andovi da Lopez Jadi Vegan, Sudah 5 Tahun Stop Makan Daging

ADVERTISEMENT

Buka-bukaan Andovi da Lopez Jadi Vegan, Sudah 5 Tahun Stop Makan Daging

Vidya Pinandhita - detikHealth
Rabu, 07 Sep 2022 18:30 WIB
Andovi da Lopez
Andovi da Lopez membagikan kisah awal mulanya menjadi vegan. Foto: Vidya Pinandhita

"Ketika lo ke mal, tempat makan tertentu yang full vegan, waduh kok kayak begini harganya? Tapi pada kenyataannya, kalau gue lagi pusing makan apa, gue tinggal ke warteg paling dekat rumah, pesan nasi pakai tahu, tempe, dan sayur. Itu kenyataan yang lo nggak bisa bohongin. Harga antara Rp 10 ribu sampai 15 ribu. Dengan es teh manis atau teh tawar," bebernya.

"Ada banyak cara untuk menjadi vegan dengan pilihan beragam. Memang butuh PR untuk riset. Gue juga awal-awal susahnya minta ampun, tapi lama-kelamaan, the more consistent you get, the easier it gets," sambung Andovi.

Apa Efeknya ke Tubuh?

Meski pola makan vegan tidak membuat turun berat badan, Andovi mengaku merasa lebih sehat dengan menjalani pola makan tanpa daging dan turunan hewani. Meski berat badannya tidak turun, Andovi merasa pola makan vegan membuatnya merasa lebih enteng.

"(Efeknya) ringan badan. Bukan ringan secara badan, tapi lebih enteng. Lebih tenang. Gue secara pribadi merasa lebih sehat. Tapi itu bagi gue, Andovi Da Lopez. Bukan berarti Andovi sehat semua orang menjadi sehat," jelasnya.

"(Ke mental dan pikiran) ya dan nggak. Nggak karena mental dan pikiran dipengaruhi banyak di luar makanan. Putus pacaran mental juga ancur. Jadi, kadang ya kadang nggak. Kalau lagi ada masalah keluarga, masalah kerja, again faktornya lengkap. Jangan sampai dietlah karena gue nggak sehat, dietlah alasannya mental gue ancur. Nggak, itu pemikiran yang sangat sempit," pungkas Andovi.


(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT