Kisah Alysa Liu, Atlet Gen Z Peraih Emas Olimpiade 2026 yang Lahir dari Ibu Pengganti

Kisah Alysa Liu, Atlet Gen Z Peraih Emas Olimpiade 2026 yang Lahir dari Ibu Pengganti

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Jumat, 27 Feb 2026 10:01 WIB
MILAN, ITALY - FEBRUARY 21: Alysa Liu of Team United States performs in the Women Single Skating routine during a Figure Skating Exhibition Gala on day fifteen of the Milano Cortina 2026 Winter Olympic games at Milano Ice Skating Arena on February 21
Alysa Liu. Foto: Getty Images/Qian Jun/MB Media
Jakarta -

Nama Alysa Liu (20) mendadak menjadi perbincangan di dunia seluncur es. Pasalnya, atlet 'Gen Z' tersebut mengakhiri paceklik 24 tahun Amerika Serikat (AS) dengan raihan medali emas nomor free skate di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.

Di luar prestasinya tersebut, ada sisi menarik yang belakangan diungkap oleh sang ayah, Arthur Liu menggunakan ibu pengganti dan donor sel telur anonim untuk lima anaknya.

Sebagai informasi, ibu pengganti atau surrogate mother adalah seorang wanita yang menyetujui untuk mengandung, hamil, dan melahirkan bayi untuk orang lain (calon orang tua) biasanya melalui perjanjian tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari NBC Sports, Alysa sempat bertanya kepada Arthur terkait silsilah keluarganya, seperti mengapa dirinya terlihat berbeda tak seperti orang Tionghoa.

"Alysa dan seorang temannya hampir berhasil memecahkannya sendiri. Jadi dia tidak terkejut ketika saya memberitahunya," kata Arthur Liu.

ADVERTISEMENT

Ibu dari Alysa, yakni Shu dan seorang teman membantu membesarkannya dan saudara-saudaranya. Keputusan menggunakan ibu pengganti dilakukan Arthur karena dirinya saat itu sangat ingin memiliki anak dan telah berusia 40 tahun.

Kini, Alysa menjadi atlet seluncur es yang menjadi andalan tim AS. Bakat luar biasa ini sudah 'tercium' sejak Alysa masih kecil, bahkan di usia 10 tahun dirinya sudah rutin mengikuti kompetisi.

"Alysa adalah gadis yang sangat cerdas, dan dia tahu apa yang cocok untuknya," kata pelatih pertama Alysa, Lipetsky.

"Dia sangat memahami saya, dan dia serta ayahnya mempercayai saya. Saya tahu kapan harus memberinya hari-hari yang santai dan kapan harus mendorongnya. Hal itu telah terbukti dari hasilnya," tutupnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Intip Kampung Olimpiade Paris 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads