Dihirup Ismael Kone saat Ditandu usai Cedera Patah Kaki, Apa Itu 'Green Whistle'?

Dihirup Ismael Kone saat Ditandu usai Cedera Patah Kaki, Apa Itu 'Green Whistle'?

detikHealth
Senin, 22 Jun 2026 11:11 WIB
Devandra Abi Prasetyo
Ditulis oleh:
Devandra Abi Prasetyo
Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fans Manchester United yang juga eks pesepakbola semi-profesional. Banyak menulis soal olahraga dari sudut pandang hidup sehat.
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group B - Canada v Qatar - BC Place, Vancouver, Canada - June 18, 2026 Canadas Ismael Kone waves to the crowd as he receives oxygen as he is stretchered off after sustaining an injury REUTERS/Agustin Marcarian
Ismael Kone saat ditandu keluar lapangan (Foto: REUTERS/Agustin Marcarian)
Jakarta -

Gelandang timnas Kanada, Ismael Kone tertangkap kamera tengah menghisap sebuah tabung kecil berwarna hijau saat harus ditandu keluar lapangan akibat cedera patah kaki yang cukup parah.

Benda berbentuk peluit yang dihisapnya itu langsung mencuri perhatian netizen. Apa sebenarnya benda tersebut?

Dikutip dari TSN, media lokal Kanada, para petinggi timnas mengkonfirmasi bahwa inhaler tersebut adalah Penthrox, juga dikenal sebagai metoksifluran, obat penghilang rasa sakit non-opioid yang bekerja cepat dan digunakan sendiri untuk meredakan nyeri jangka pendek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Obat ini umumnya dikenal sebagai 'green whistle' atau 'peluit hijau' yang mudah digunakan sendiri atau bisa dengan bantuan tim medis.

"Keuntungan dari Penthrox adalah Anda tidak akan berlebihan, kan? Jadi, jika orang tersebut akhirnya berkata, 'Hei, saya baik-baik saja,' mereka dapat berhenti menghirup obat, atau jika rasa sakitnya tidak terkontrol, maka mereka punya waktu untuk memberikan obat yang lebih kuat yang mungkin perlu mereka berikan," kata dr Paul Winston, seorang dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di British Columbia.

ADVERTISEMENT

Menurut dr Winston, efek pereda nyeri mulai terasa setelah enam hingga 12 tarikan napas dan dapat berlangsung hingga satu jam, sehingga memerlukan pemantauan cermat di lingkungan klinis.

"Ini agak mirip gas tertawa. Jadi orang-orang benar-benar tertawa histeris saat menggunakannya dan itu menghilangkan rasa sakit mereka, serta bertindak sebagai gabungan antara anestesi dan pereda nyeri," kata dr Winston.

"Ini tidak membuat Anda pingsan, tetapi cukup mengalihkan perhatian Anda dari situasi tersebut sehingga rasa sakit dapat dikesampingkan," sambungnya.

Siapa yang Bisa Menggunakan Penthrox?

Dikutip dari laman Department National Defence Canada, Penthrox merupakan obat pereda nyeri yang bisa digunakan oleh orang dewasa berusi 18 hingga 65 tahun.

Obat ini telah disetujui di Australia dan Selandia Baru sejak tahun 1970-an, Kanada sejak tahun 2022. Setidaknya sudah lebih dari 5,5 juta dosis di seluruh dunia, efek samping serius sangat rendah.

Efek Samping

Pada sebagian orang, Penthrox mungkin akan memberikan beberapa efek samping, di antaranya:

  • Pusing
  • Kantuk
  • Merasa mengantuk
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Perubahan suasana hati, atau kesulitan dengan ingatan atau koordinasi
  • Kerusakan hati atau ginjal jarang terjadi, namun, terlalu banyak dosis Penthrox dalam jangka waktu singkat membawa risiko.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Legislator soal Serapan Anggaran Kesehatan Primer 38,7%: Nilainya Merah"
[Gambas:Video 20detik] (dpy/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads