Leona Victoria Djajadi
Konsultasi Gizi
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Rabu, 23 Agu 2017 09:41 WIB

Konsumsi Obat Sakit Kepala dengan Teh, Berbahayakah?

Teh mengandung kafein, sebaiknya mengonsumsi obat bersama dengan air putih. Foto: iStock Teh mengandung kafein, sebaiknya mengonsumsi obat bersama dengan air putih. Foto: iStock
Jakarta - Saat saya pusing saya selalu mengonsumsi teh agar saya lebih berenergi. Tapi sebelumnya saya konsumsi obat pusing dan tidak ada masalahnya Mbak. Namun saat istri saya tahu, saya dimarahi karena katanya itu berbahaya, apakah benar Mbak, nggak boleh minum teh setelah konsumsi obat? Mohon pencerahannya.

Gif (Laki-laki, 28 tahun)

Jawaban

Hai Pak Gif,

Teh mengandung kafein dan bisa menambah atau memperkuat efek obat sakit kepala. Jika Anda perhatikan, beberapa merk obat sakit kepala yang ada tambahan 'extra'-nya juga mengandung kafein.

Efek samping dari penggunaan kafein dengan obat sakit kepala seperti paracetamol terlihat dapat meningkatkan sisa racun yang lebih banyak saat diuraikan di hati, meskipun saat ini baru diujicobakan di hewan.

Jadi sebaiknya, memang mengonsumsi obat sakit kepala dengan air putih.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria. (hrn/up)
News Feed