Jumat, 16 Jan 2015 17:55 WIB

100 Konsultasi Terpopuler 2014

Konsultasi Gizi: Asupan untuk Perkembangan Otak Anak

- detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Orang tua mana sih yang tidak ingin anaknya tumbuh sehat dan pintar? Tak heran orang tua memberikan aneka suplemen yang ditengarai bisa meningkatkan perkembangan otak. Asupan seperti apa yang bisa jadi 'makanan' bagi otak?

Asupan untuk perkembangan otak menjadi salah satu pertanyaan terpopuler di Konsultasi Gizi 2014. Salah satu pertanyaan diajukan oleh Dinel, laki-laki menikah berusia 33 tahun. "Saya punya anak jenis kelamin perempuan, umur 1 tahun 10 bulan, untuk mendukung perkembangan atau pertumbuhan otaknya, jenis makanan bergizi apa saja yang cocok buat anak saya?"

Leona Victoria, pengasuh Konnsultasi Gizi detikHealth menjelaskan di usia lewat 1 tahun anak sudah dapat dikenalkan ke berbagai macam jenis makanan. Makanan hendaknya bervariasi dan mencakup sayur mayur, buah, ikan/seafood, telur, produk susu, daging/ayam.

"Saran saya jika anak suka ikan atau seafood bisa diberikan 2-3 kali/ minggu untuk asupan omega 3 dan iodine (perkembangan otak). Sayur juga sebaiknya disisipkan tiap hari untuk supply zat besi, asam folat dan beberapa vitamin lainnya yang juga membantu daya tangkap," jelas Victoria.

Selain itu ada baiknya orang tua menawarkan buah/produk susu (keju, yoghurt/susu) sebagai snack sebelum menawarkan biskuit atau krupuk yang tidak mempunyai nilai gizi.

Menurut Victoria, rendahnya asupan zat besi dihubungkan dengan rendahnya nilai di sekolah. Sumber yang baik adalah sumber hewani: daging merah, unggas, ikan dan telur. Sumber nabati: sayuran berwarna hijau tua (bayam, kangkung, brokoli, caisim, asparagus) dan kacang-kacangan (kacang merah).

Omega 3 yang penting untuk perkembangan otak optimal, sumber terbaiknya adalah sumber hewani: ikan laut, ikan air tawar, telur dengan omega 3. Juga bisa didapat dari sumber nabati: rumput laut, biji-bijian (flax seed, chia seed, sunflower seed).

(vit/vit)