dr. Frans Abednego Barus, SpP
Konsultasi Paru
dr. Frans Abednego Barus, SpP
Spesialis paru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sekretaris Perhimpunan Dokter Paru Indonesia cabang Banten.
Sabtu, 21 Okt 2017 06:56 WIB

Selalu Terbatuk Saat Tertawa, Sakit Apa?

Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Pak Dokter, saya memiliki keluhan, saya sudah batuk selama 2,5 bulan lebih namun belum kunjung sembuh juga. Saya sudah periksakan ke dokter dan katanya kalau kasih resep belum sembuh juga saya sarankan dirontgen saja. Tapi setelah obatnya habis, saya belum sembuh juga dan orangtua saya menolak untuk melakukan rontgen dengan alasan batuk memang lama sembuhnya.

Batuk saya awalnya berdahak namun sekarang kadang ada dahaknya kadang tidak, saya tidak pilek. Saya juga terkadang merasa sesak di paru-paru kadang juga saya sering pusing. Ayah saya adalah perokok berat, jadi saya sering terpapar asap rokoknya. Dan juga apabila saya tertawa saya selalu batuk dan tidak dapat ditahan. Pertanyaan saya adalah apakah batuk saya adalah hal yang biasa Dok? Terimakasih.

Putri (Perempuan, 17 tahun)

JAWABAN

Mba Putri yang baik,

Terimakasih atas pertanyaannya, saya bisa mengerti akan keluhan yang Mba Putri sampaikan namun sayangnya belum cukup data klinis yang disebutkan. Misalnya apakah ada penurunan berat badan, apakah ada keringat malam tanpa aktivitas fisik, demam naik turun, selera makan menurun dan menggigil pada sore hari. Batuk yang tak kunjung reda bila disertai keluhan yang saya sebutkan di atas maka mengarah ke diagnosis TB paru. Lakukan pemeriksaan rontgen (foto toraks/dada) dan bila ada dahak juga bisa dilakukan pemeriksaan BTA (Bakteri Tahan Asam) sehingga meyakinkan kita apakah betul terinfeksi TB paru. Bila negatif maka kemungkinan faktor alergik atau hipersensitivitas saja pada saluran nafas.

dr Frans Abednego Barus, SpP
Spesialis paru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Sekretaris Perhimpunan Dokter Paru Indonesia cabang Banten. (up/up)
News Feed