Dr. Andri Wanananda MS
Konsultasi Seksologi
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Rabu, 25 Apr 2018 18:15 WIB

Curhat Wanita yang Punya Fantasi Seks Sebagai Pria Gay

Wanita berfantasi seks sebagai gay, normalkah? Foto: Thinkstock Wanita berfantasi seks sebagai gay, normalkah? Foto: Thinkstock
Jakarta - Halo, Dok! Saya seorang wanita yang lebih sering berfantasi seks sebagai gay, daripada pasangan heteroseksual. Apalagi saat ini sedang marak LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) di Indonesia. Semua hal yang berkaitan dengan gay (bukan banci) langsung menjadi berita menarik bagi saya. Kejadian ini berawal ketika saya berusia 13 tahun. Saya mulai mengenal apa itu dunia gay walaupun tak semendalam sekarang, padahal saya wanita. Sekarang saya lebih sering membayangkan bahwa saya ini seorang pria yang mencintai pria.

Berbagai cara saya lakukan untuk bangga menjadi seorang wanita di hadapan pria, tapi justru tak membuahkan hasil malah berujung "geli" sendiri. Tapi anehnya, jika saya merasa sebagai "lelaki", justru ada perasaan tertarik terhadap pria tersebut. Terlebih lagi jika pria itu juga menganggap saya ini pria.

Bagaimana, Dok? Saya takut hal ini memengaruhi kehidupan saya kelak jika sudah menikah. Saya bukan lesbian dan sama sekali tidak tertarik kepada wanita. Tapi saya lebih senang membayangkan menjadi sosok pria yang anggun. Apakah ini normal?

N (Wanita, belum menikah, 20 tahun)

Jawaban

Dengan menghormati kepribadian (personal behaviour) Anda yang ingin bersosok pria dan ketertarikan Anda juga pada pria, izinkan untuk menyampaikan komentar sebagai berikut:

# Personal behaviour yang heteroseksual atau homoseksual ditentukan oleh faktor genetis (bawaan sejak lahir), lingkungan sosial dan pengaruh budaya.

# Dalam disiplin ilmu kesehatan seksual dikenal bentuk perilaku yang bukan tergolong homoseksual yang disebut disforia-gender, yaitu penolakan untuk hidup sebagai jenis kelamin yang didapatkan sejak lahir.

# Dari ungkapan Anda bahwa Anda takut hal ini memengaruhi kehidupan Anda jika sudah menikah, menunjukkan Anda mempunyai "insight" bahwa persepsi heteroseksual lebih nyaman. Disarankan agar Anda berkonsultasi dengan seorang psikolog, karena Anda masih memiliki "insight" yang melapangkan jalan bila akan dilakukan psikoterapi.

dr Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. (mrs/up)
News Feed