Dr. Andri Wanananda MS
Konsultasi Seksologi
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Selasa, 20 Feb 2018 18:05 WIB

Konsultasi Seks

Amankah Melakukan Hubungan Seks Anal?

Apa saja risiko melakukan hubungan seks lewat anal? Simak penjelasan dari dokter berikut ini soal keamanan seks anal. Foto: ilustrasi/thinkstock Apa saja risiko melakukan hubungan seks lewat anal? Simak penjelasan dari dokter berikut ini soal keamanan seks anal. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Dok, suami mengatakan ingin mencoba seks anal, tapi saya takut. Karena dari yang saya baca katanya akan sangat sakit. Saya sudah bilang, cuma katanya akan pakai krim. Alasannya ingin seks anal karena ingin cari variasi. Bagaimana pendapat Dokter?

Iva (Wanita, 37 tahun)

Jawaban

Hubungan seksual suami istri yang ideal ditentukan atas kenyamanan bersama, baik jenis posisi hubungan seksualnya maupun frekuensinya. Dari aspek medis, seks anal (rear entry position atau doggie position) harus dilakukan hati-hati.

Masalahnya, pada dinding anus tidak ada kelenjar yang memicu lubrikasi (pelendiran) seperti pada dinding vagina yang kelenjar lubrikasi cukup banyak. Maka, tidak jarang seks anal menyebabkan iritasi dan peradangan pada dinding anus.

Dari hasil survei, kenikmatan bersetubuh jauh di bawah posisi hubungan seksual man on top, woman on top, dan side by side position. Berbagai jenis posisi hubungan seksual dapat diunduh di: andriwanananda.blogdetik.com

dr Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. (mrs/up)
News Feed