Senin, 15 Agu 2016 15:08 WIB

Merasa Seperti Perempuan yang Terperangkap di Tubuh Laki-laki

Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Halo Mbak Wulan, saat saya remaja (sekitar usia 14-an ke atas) saya merasa tertarik dengan sesama jenis. Saya menyukai teman laki-laki saya. Secara diam-diam saya selalu mengambil kesempatan untuk memegang dia dan menyentuh dia. Saat saya melakukan hal itu, saya ereksi Mbak. Berarti benar saya cinta dengan lelaki. Apakah saya perempuan dalam tubuh laki-laki Mbak? Bagaimana cara menyembuhkannya?

Anonim (Pria)
adityaXXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 60 kg

Jawaban

Dear Anonim,

Masa remaja memang masa kita untuk mengeksplorasi dan menemukan jati diri. Saking banyaknya yang perlu dieksplorasi, tidak jarang remaja mengalami kebingungan, termasuk di antaranya mengenai orientasi seksual. Sebelum lebih jauh, sepakat dulu dengan apa yang namanya orientasi seksual ya. Orientasi seksual adalah ketertarikan secara seksual yang bisa terjadi pada jenis kelamin yang berbeda (heteroseksual), atau tertarik secara seksual pada perempuan dan laki-laki sekaligus (biseksual), maupun tertarik secara seksual pada jenis kelamin yang sama (homoseksual).

Yang perlu digarisbawahi dalam orientasi seksual adalah ketertarikan secara seksual. Jika kamu berereksi terhadap laki-laki, tidak bisa disamakan dengan berarti kamu mencintai laki-laki karena itu adalah dua hal yang berbeda. Orientasi seksual juga tidak bisa serta merta mendefinisikan jati diri kamu.

Misalnya, karena Anda tertarik secara seksual terhadap laki-laki berarti kamu sudah pasti gay. Bisa jadi karena kamu juga belum mengeksplorasi ketertarikan kamu terhadap perempuan, misalnya karena akses terhadap pertemanan dengan lawan jenis terbatas, atau memang tidak percaya diri ketika berhadapan dengan perempuan, dan sebagainya. Karena kamu masih remaja, masih banyak waktu untuk mengeksplorasi jati diri kamu yang tidak hanya terbatas pada orientasi seksual saja.

Terkait dengan pertanyaan kamu apakah ada perempuan dalam tubuh laki-laki, saya balik pertanyaannya kepada kamu. Apakah kamu merasa sebagai perempuan yang terperangkap dalam tubuh laki-laki? Jika ya, maka masalahnya menjadi lebih kompleks dari sekedar masalah orientasi seksual yang tentu saja berbeda penanganannya.

Masalah ini terlalu kompleks untuk dibahas dalam kolom konsultasi singkat. Sebaiknya diskusikan langsung dengan orang yang kamu percaya, seperti konselor sekolah, psikolog atau dokter. Atau kirimkan email lagi dan ceritakan tentang diri kamu lebih banyak lagi ya.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/ (hrn/vit)