detikhealth

Konsultasi ASI
IKMI

Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI)

Apakah Melahirkan dengan Proses Vakum akan Menurunkan Produksi ASI?

Suherni - detikHealth
Rabu, 24/07/2013 16:20 WIB
Apakah Melahirkan dengan Proses Vakum akan Menurunkan Produksi ASI?Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta, Istri saya baru melahirkan 16 hari yang lalu. Tapi sampai sekarang belum bisa menyusui dengan lancar. ASI istri saya belum lancar, padahal sudah minum obat pelancar ASI, sudah makan sayuran yang bisa memperlancar ASI.

Anak saya alhamdulillah sehat cuma kemarin ditimbang berat badannya tidak naik, cuma panjangnya yang tambah. Sewaktu melahirkan istri saya harus minum obat pemacu 2 kali, terus diinfus pemacu karena masih lama bukaannya. Sampai akhirnya harus divakum.

Apa itu semua ada pengaruhnya buat kelancaran ASI istri saya? Terus apa ada pengaruhnya buat anak saya khususnya kepala atau otak ke depannya karena lahir divakum? Terimakasih.

Al Farlow (Laki-kaki menikah, 30 tahun)
viki_XXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 74 kg

Jawaban

Bapak Al Farrow,

Selamat atas kelahiran si buah hati...

Salah satu faktor penentu lancarnya ASI adalah perasaan ibu. Jika ibu merasa nyaman, tidak kesakitan, happy, dan terutama percaya diri bahwa ia mampu memenuhi kebutuhan bayinya hanya dengan ASI, maka keluarnya ASI akan lancar.

Mengenai berat berat badan bayi yang tidak naik, berarti transfer ASI dari payudara ke bayi yang perlu dilihat. Mungkin posisi badan bayi ke badan ibu, atau pelekatan mulut bayi ke payudara ibu yang perlu dikoreksi. Bisa juga ada faktor-faktor fisik lainnya pada bayi yang perlu dilihat. Jika memungkinkan, Bapak bisa datang dan bertemu dengan Konselor Menyusui.

Salam menyusui,

Hesti Kristina P. Tobing, SKM, IBCLC, CIMI
@hesti_tobing

(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit