detikhealth

Konsultasi Gizi
Leona Victoria Djajadi (Nutrisionis)

Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) yang bersekolah di program nutrisi University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets.

Berbahayakah Jika Teh Daun Jati Cina Dipakai untuk Diet?

Suherni - detikHealth
Senin, 19/08/2013 15:46 WIB
Berbahayakah Jika Teh Daun Jati Cina Dipakai untuk Diet?Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta, Kakak Leona Victoria Djajadi, mau nanya. Teman-temanku banyak yang diet dengan minum teh jati cina setiap hari, efeknya setelah makan beberapa jam kemudian langsung mulas dan ingin ke kamar mandi.

Pertanyaan saya, baguskah mengonsumsi ramuan teh itu setiap hari? Kalau dilihat dari efeknya, seperti obat pencahar bukan? Apa ada bahayanya? Walaupun memang efeknya teman-teman saya bisa kurus dan menurunkan berat badan sampai 5-6 kg. Terimakasih. Mohon penjelasannya.

Mollynda (Wanita lajang, 22 tahun)
lindaXXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 160 cm, berat badan 55 kg

Jawaban

Hi Mollynda

Betul banget ini obat pencahar dan mungkin diuretik. Efek obat ini untuk diet tidak bagus apalagi jika dipakai lebih dari 2 minggu
- saat diet ketat & menggunakan obat pencahar yang memaksakan tubuh mengeluarkan sesuatu, yang pertama kali hilang adalah glikogen (simpanan karbo di hati), protein (dari otot) dan air. Glikogen akan digunakan untuk menyuplai otak sedangkan protein lebih mudah diolah menjadi energi dibanding simpanan lemak. Jadi penurunan yang cepat bukan berarti lemak yang hilang.

- saat diet ketat, tubuh mengira sedang dilanda kelaparan dan mekanisme pertahanan adalah menurunkan Basal Metabolic Rate (BMR) atau energi standard yang digunakan untuk bernapas, detak jantung dll. Jadi kita membakar lebih sedikit energi

- saat diet dihentikan dan mulai makan normal, tubuh akan mengira ini saat yang tepat untuk menumpuk cadangan energi sebanyak-banyaknya karena takut dilanda 'kelaparan' berikutnya. Energi yang masuk akan disimpan dalam bentuk lemak.

- penggunaan obat pencahar/diuretik memaksakan tubuh mengeluarkan sesuatu dari tubuh, biasanya terdiri sebagian besar dari air. Hal ini akan membuat tubuh dehidrasi dan kehilangan ion ion penting. Bisa mengakibatkan dehidrasi, arrythmia (detak jantung abnormal) & mood swing. Lalu lama-lama motilitas usus jadi bergantung pada obat tersebut.

Intinya ini bukan cara yang tepat untuk weight loss diet. In the end you'll diet yourself fatter.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney.
Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology,
diabetes, gastrointestinal and life modification program diets.
Pengasuh Klinik Gizi Keluarga https://www.klinikgizi.info/. Follow
twitter @Leona_victoria.

(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit