detikhealth

Artikel 18+

Gangguan Ejakulasi

Lutut Gemetar Akibat Terlalu Sering Ejakulasi? Ini Kata Seksolog

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 18/12/2013 14:50 WIB
Lutut Gemetar Akibat Terlalu Sering Ejakulasi? Ini Kata SeksologFoto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Terlalu sering ejakulasi baik lewat hubungan seks dengan pasangan maupun masturbasi, seringkali membuat pria merasa kelelahan. Bahkan ada yang gemetaran sampai-sampai menganggap lututnya kopong. Benarkah demikian?

Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh ejakulasi. Meski dipengaruhi banyak faktor termasuk usia, ada beberapa pendapat yang menyebut frekuensi ideal untuk ejakulasi adalah 2-3 kali seminggu baik melalui masturbasi maupun hubungan seks yang sesungguhnya.

Bila berlebihan, ada yang percaya bahwa ejakulasi atau masturbasi bisa menyebabkan nyeri pada lutut atau dikenal dengan dengkul kopong. Namun hal tersebut dibantah oleh banyak para ahli.

"Tidak benar bila onani bisa membuat lutut kopong, itu hanya mitos. Lutut kopong lebih karena masalah gangguan di sendi sedangkan tinggi badan tergantung dari gizi, aktivitas selama masa pertumbuhan serta faktor genetik," jelas dr. Andri Wanananda MS, seksolog dari FK Universitas Tarumanegara, saat berbincang dengan detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (18/12/2013).

Menurut dr Andri, bila kebugaran jasmani kurang baik, tentu saja akan menyebabkan kelelahan. Karena bagaimana pun, hubungan intim atau masturbasi harus didukung dengan kebugaran jasmani, tidak mengganggu rutinitas sehari-hari, dan ditambah asupan gizi yang seimbang.

"Orang ejakulasi terus setengah jam lagi langsung ejakulasi lagi, ya nggak bisa, apalagi kalau sudah usia 70 tahunan. Sperma itu kan diproduksi di buah zakar dan ada periode waktu untuk memproduksinya. Kecuali kalau masih muda usia 18 sampai 25 tahun, baru ejakulasi bisa saja empat jam kemudian dia ejakulasi lagi. Kemampuan memproduksi sperma dipengaruhi usia dan kebugaran," lanjut dr Andri.

dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd juga menyampaikan bahwa tidak ada patokan waktu normal ejakulasi, asal si pria sendiri bisa menikmati berkali-kali dan tidak menganggu aktivitas sehari-hari.

"Selain itu harus ada persetujuan juga dari pasangannya. Kalau pasangannya saja sudah nggak mau diajak berhubungan padahal prianya bersemangat sekali, itu baru yang menimbulkan masalah. Kalau tubuh gemetar bisa karena stamina buruk sehingga tubuh terasa capek semua karena tadi kan waktu ejakulasi semua otot tubuh ikut kontraksi, termasuk otot paha," tutup dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd, spesialis andrologi RSUP Fatmawati.

(vit/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit