detikhealth

Bagaimana Cara Memilih Botol Minum yang Aman?

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 04/06/2014 10:24 WIB
Bagaimana Cara Memilih Botol Minum yang Aman?Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta, Banyak orang tua yang ketakutan atau khawatir bila air minum miliknya atau kepunyaan anaknya 'tercemar' bahan kimia yang menempel pada botol minum. Lantas bagaimana cara memilih botol minum yang aman?

"Hindari botol minum yang kode daur ulangnya 3 atau 7, terutama (botol minum) untuk anak-anak," saran Michael Moore, profesor bidang toksikologi dari University of Queensland, seperti dikutip dari ABC Australia, Rabu (4/6/2014).

Sedangkan botol minum yang aman untuk digunakan, baik sekali pakai maupun berulang kali adalah yang memiliki kode daur ulang bernomor 2, 4, dan 5. 2 dan 4 terbuat dari polyethylene, sedangkan 5 terbuat dari polypropylene.

Kedua bahan tersebut sudah dipastikan Moore tidak menimbulkan risiko gangguan kesehatan tertentu. Hanya saja biaya produksi keduanya terbilang mahal, sehingga bila ingin terjangkau dan aman, pilih saja botol plastik yang terbuat dari PET (polyethylene terephthalate) dengan kode daur ulang 1.

Kedua, cari botol plastik yang mencantumkan label 'BPA-free' atau bebas kandungan BPA. Ketiga, selalu pilih botol minum yang transparan, bukannya berwarna atau buram (tak tembus cahaya) meskipun terlihat lebih menarik.

"Ini perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kecil dari zat pewarna yang ditambahkan pada plastik," terang Moore.

Keempat, kalaupun terpaksa menggunakan botol berbahan stainless steel atau aluminium, ada hal-hal tertentu yang harus diperhatikan. Pasalnya stainless steel bisa mengalami korosi dari waktu ke waktu. Meskipun tidak berbahaya, tapi 'lelehan' zat besi akan menimbulkan rasa yang aneh pada air minum tersebut.

"Aluminium juga begitu, dapat melepaskan serpihan aluminium ke dalam air. Untuk itu satu-satunya cara untuk menghindari hal ini adalah menggunakan botol plastik. Gelas pun sebenarnya bagus, tapi kurang praktis," tutup Moore.

(iva/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit