detikhealth

Bolos Sakit Pasca Lebaran

Catat! Ini Saran Dinkes DKI Biar Tak Perlu Bolos Sakit Pasca Libur Lebaran

Sapta Agung - detikHealth
Rabu, 22/07/2015 20:08 WIB
Catat! Ini Saran Dinkes DKI Biar Tak Perlu Bolos Sakit Pasca Libur LebaranFoto: ts
Jakarta, Beberapa karyawan bolos kerja dengan alasan sakit di hari-hari pertama usai libur lebaran. Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta punya saran agar tidak tumbang sepulang mudik.

Salah satunya adalah dengan memperhitungkan kondisi dan ketahanan tubuh. Artinya tidak disarankan untuk memaksakan diri melakukan perjalanan mudik dengan waktu serba terbatas, tanpa ada cukup waktu untuk beristirahat dan memulihkan kondisi badan.

"Misalnya, kalau tahu harus sudah ngantor hari Rabu ya jangan baru pulang dari kampung Selasa malam," saran dr Kusmedi, Kepala Dinkes DKI Jakarta saat dihubungi detikHealth, Rabu (22/7/2015).

Baca juga: IDI: Dokter Palsukan Surat Sakit untuk Bolos Bisa Dipidana

Saran berikutnya menyangkut pola makan. Misalnya saat lebaran banyak menyantap makanan bersantan, maka harus diimbangi dengan banyak minum air putih, begitu juga dengan banyak asupan serat melalui sayur dan buah-buahan.

Terkait kecenderungan beberapa kantor yang sepi karena karyawannya bolos sakit, dr Kusmedi mengatakan tidak ada peningkatan jumlah permintaan surat sakit di Puskesmas.

Namun begitu, ia mengakui ada peningkatan jumlah kunjungan ke beberapa puskesmas seperti di Jatinegara, Pulogadung, dan Tebet. Sementara di wilayah tertentu, kunjungan ke Puskesmas di daerah lain seperti Kebon Jeruk dan Cilandak justru berkurang sekitar 20 persen.

"Jenis penyakit yang dikeluhkan masyarakat yang datang ke puskesmas masih seperti biasa, yaitu ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) sejumlah 40 persen, hipertensi 30 persen, dan myalgia (nyeri otot) 29 persen," kata dr Kusmedi.

Baca juga: Surat Sakit dari Dokter Asli atau Palsu, Begini Mengenalinya(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit