detikhealth

Larangan Merokok di Mal

Menkes Siap Bantu Tertibkan Pelanggaran Merokok di Mal

Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 03/09/2015 15:35 WIB
Menkes Siap Bantu Tertibkan Pelanggaran Merokok di MalFoto: M Reza Sulaiman
Jakarta, Maraknya kasus pelanggaran aturan merokok di mal mendapat komentar dari Menteri Kesehatan. Ia mengatakan pelanggar perlu mendapat teguran karena aturannya sudah jelas.

Menteri Kesehatan Profesor Dr dr Nila Moeloek, SpM(K), mengatakan aturan kawasan tanpa rokok sudah tercantum dalam Undang-undang (UU), spesifiknya pasal 115 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Di UU tertuang bahwa pelanggar bisa mendapat hukuman denda sampai Rp 50 juta.

"Itu kan sudah aturan di undang-undang. Jadi kalau disebut kawasan tanpa rokok ya harusnya diikuti. Saya kira patut kita tegur. Nanti kalau misalnya memang ada tolong deh (laporannya -red) nanti kami kan juga bisa bantu," kata Nila ketika ditemui di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).

Baca juga: 90 Persen Mal Langgar Larangan Merokok, Ini Ancaman BPLHD Jakarta

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Mediko Legal Tritarayati menambahkan bahwa memang penerapan KTR akan sangat tergantung oleh keseriusan pemerintah daerah. UU jadi pacuan untuk diturunkan lagi dalam bentuk peraturan gubernur atau peraturan daerah.

"Memang baru beberapa daerah saja yang bagus menerapkan KTR. Salah satunya itu daerah Padang Panjang," kata Tritarayati menambahkan.

Di Jakarta sendiri sebetulnya sudah ada pergub terkait KTR di mal. Pergub DKI Nomor 88/2010 menyebut kawasan merokok secara fisik harus terpisah secara fisik, dan berada di luar gedung utama. Lokasinya juga tidak boleh berada di dekat pintu masuk maupun keluar gedung.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga telah mengancam akan mencabut Sertifikat Layak Fungsi (SLF) mal yang membiarkan pengunjungnya merokok sembarangan. Ahok juga berencana membuat peraturan gubernur untuk mewajibkan mal menggunakan Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang di setiap sudut.

Baca juga: Soal Larangan Merokok, Pengusaha Akui Perokok Lebih Galak dari Sekuriti


(fds/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit