detikhealth

Li, Pria yang Hobi Makan Pedas dan Bisa Habiskan 2,4 Kg Cabai Sehari

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 23/10/2015 12:04 WIB
Li, Pria yang Hobi Makan Pedas dan Bisa Habiskan 2,4 Kg Cabai SehariFoto: dfic.cn
Henan, Di pagi hari, umumnya orang akan menyikat gigi atau menggunakan obat kumur untuk menyegarkan mulutnya. Namun, lain halnya bagi Li Yongzhi. Pria 48 tahun ini memilih untuk memakan cabai guna mengawali harinya. Bahkan, untuk sarapan, makan siang, dan makan malam, Li bisa menghasbikan 2,4 kg cabai.

Apa yang dilakukan Li membuat ia dijuluki 'Si Raja Cabai' oleh warga di desanya di Shawoli, Henan. Kepada media lokal, Li mengaku sejak kecil ia sudah suka dengan makanan pedas. Bahkan, ia lebih memilih tidak makan dengan daging atau ikan, daripada ia tidak bisa makan nasi dengan cabai.

"Di pagi hari saya akan makan cabai untuk menyegarkan napas saya. Tanpa cabai, semua makanan rasanya hambar. Lagipula, cabai bisa bermanfaat bagi kesehatan saya. Saya pun memiliki toleransi terhadap cabai yang lebih baik ketimbang orang kebanyakan," kata Li kepada media setempat seperti dikutip dari Oddity Central, Jumat (22/10/2015).

Ia bahkan menanam delapan jenis cabai di halaman belakang rumahnya. Meski hobi dengan makanan pedas, Li selama ini hanya makan cabai dalam batas wajar. Namun, sejak tahun 2005, obsesinya terhadap cabai mulai muncul. Kala itu, putra semata wayang Li mengalami kecelakaan hingga ia harus membayar tagihan RS senilai puluhan ribu Yuan. Tak punya uang dan merasa frustasi, Li hanya bisa meratapi nasibnya.

Hingga saat perutnya lapar, Li mencoba pergi ke restoran tapi sayang, kala itu makanannya sudah habis. Karena kesal dan putus asa, Li mencoba menghabiskan dua mangkok bubuk cabai dengan segelas air putih. Tak disangka, rasa panas dari cabai yang umum dialami orang-orang tidak ia rasakan.

Baca juga: Mana Lebih Cepat Hilangkan Rasa Pedas di Mulut, Air Hangat atau Dingin?

Sampai saat ini, dalam satu hari Li bisa menghabiskan 2,4 kg cabai baik sebagai pelengkap makan nasi ataupun 'camilan'. Li sendiri mengaku pernah pergi ke dokter tapi dikatakan dokter kondisinya normal-normal saja. Di tahun 2009, Li dinobatkan sebagai 'Raja Cabai' oleh pemerintah provinsi Hunan setelah memenangkan kontes makan cabai.

Beberapa waktu lalu, konsultan saluran cerna dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, FINASIM, mengatakan bahwa cabai mengandung serat dan vitamin, khususnya Vitamin C dan A, serta berbagai mineral dan antioksidan. Rasa pedas yang dimiliki cabai berasal dari kandungan capsaicin.

Nah, senyawa ini berkhasiat meningkatkan nafsu makan, merangsang buang air besar, dan bahkan bersifat analgesik sehingga bisa meredakan sakit kepala. Bagi yang sedang diet, capsaicin juga meningkatkan metabolisme dan pembakaran kalori. Meski begitu, dr Ari mengingatkan bahwa konsumsi cabai harus dibatasi, atau bahkan dihindari sama sekali jika sedang mempunyai masalah pencernaan.

"Konsumsi cabai yang berlebihan tentu akan merangsang kambuhnya sakit mag. Pada sebagian orang akan merangsang diare. Bagi yang punya riwayat ambeien, konsumsi cabai secara berlebihan juga berisiko karena cabai memberi sensasi panas di dubur dan bisa merangsang perdarahan," kata dr Ari.

Baca juga: 5 Manfaat Sehat Makanan Pedas, Cegah Kanker Hingga Turunkan Berat Badan


(rdn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit