detikhealth

Wow! Ilmuwan Kini Sudah Bisa Ciptakan Pita Suara Sintetis

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 20/11/2015 08:35 WIB
Wow! Ilmuwan Kini Sudah Bisa Ciptakan Pita Suara SintetisFoto: thinkstock
Jakarta, Suara yang dihasilkan oleh pita suara adalah cara utama manusia berkomunikasi satu sama lain. Namun bila terjadi sesuatu pada pita suara misal karena kanker, maka suara pun bisa hilang.

Terkait hal tersebut peneliti dari Amerika Serikat belakangan ini melakukan suatu pencapaian luar biasa yaitu sukses menumbuhkan baru di cawan petri. Laporan dalam jurnal Science Translational Medicine mengatakan eksperimen ini masih tahap awal namun bukan tak mungkin ke depan pita suara sintetis dapat dipakai untuk membantu orang-orang yang kehilangan suaranya.

Dalam uji coba yang dilakukan pada tikus laboratorium, pita suara sintetis dapat bertahan sampai tiga bulan dan mampu menghasilkan suara.

Pemimpin studi dr Nathan Welham dari University of Wisconsin mengatakan meski pencapaian tersebut sepertinya biasa saja namun itu sebetulnya adalah sebuah langkah besar. Alasannya karena pita suara adalah organ kompleks yang sulit ditiru.

Baca juga: Usai Operasi Hernia, Wanita Ini Tak Bisa Bicara Selama Lima Bulan

"Pita suara kita terdiri dari jaringan spesial yang harus cukup fleksibel untuk bergetar, tapi juga cukup kuat untuk tahan bergetar bersamaan ratusan kali per detik," kata dr Welham seperti dikutip dari ABC Australia pada Jumat (20/11/2015).

Pita suara sintetis dibuat oleh dr Welham dan timnya dengan menggunakan sel pita suara sehat dari donor selama dua minggu. Sel tersebut kemudian 'ditanam' sedemikian rupa per lapisan pada struktur yang proteinnya mirip dengan apa yang ada di pita suara.

Mungkin masih butuh bertahun-tahun lagi sampai metode terapi bisa digunakan luas, namun peneliti mengatakan studi ini setidaknya sudah membuka kemungkinan dan harapan bagi orang-orang yang punya gangguan pita suara.

"Suara sebetulnya benar-benar menakjubkan, tapi kita tak pernah memikirkannya sampai ada sesuatu yang salah," pungkas dr Welham.

Baca juga: Kisah Robby, Kenal Rokok Sejak SD dan Meninggal karena Kanker Saat 26 Tahun (fds/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit