detikhealth

Medsos dan Kesehatan Jiwa

Tergila-gila dan Terlalu Memuja Artis, Termasuk Gangguan Kejiwaan?

Radian Nyi Sukmasari, Sharon Natalia - detikHealth
Rabu, 16/12/2015 12:02 WIB
Tergila-gila dan Terlalu Memuja Artis, Termasuk Gangguan Kejiwaan?Foto: Thinkstock
Jakarta, Karena talenta ataupun keelokan wajahnya, artis ataupun atlet sering kali memiliki banyak penggemar. Tapi bagaimana jika si penggemar sampai tergila-gila? Bukan lagi mengikuti perkembangan kehidupan si tokoh pujaan, namun sampai merasa hidupnya begitu dipengaruhi apapun yang terjadi pada artis pujaannya.

"Sebenarnya dari dulu sudah ada orang yang begitu tergila-gila sama orang lain makanya dia stalking. Jadi nggak harus selalu artis, yang penting someone special buat dia. Jika sudah sampai membahayakan, ini termasuk gangguan kejiwaan," kata pengasuh psikologi seks dan perkawinan di detikHealth, Rosdiana, Setyaningrum, MPsi, MHPEd, Rabu (16/12/2015).

Perempuan yang akrab disapa Diana itu mencontohkan ulah penggemar yang ditengarai sudah mengalami gangguan kejiwaan adalah bila tak hanya menguntit idolanya namun kemudian malah membunuhnya. "Ini bisa disebut psikopat. Karena kalau dia bukan psikopat dia nggak akan ngebunuh," imbuhnya.

Baca juga: Mengagumi Seseorang Tapi Hanya Bisa Stalking, Ini Kata Pakar

Dihubungi terpisah, psikiater dari RSUD Dr Soetomo Surabaya yang juga mengasuh konsultasi kesehatan jiwa detikHealth, dr Azimatul Karimah, SpKJ menjelaskan fanatisme pada seseorang memang bisa menjadi obsesi. Tak heran, penampilannya bahkan sampai meniru tokoh yang diidolakannya. Tujuannya adalah supaya bisa jadi sama dengan orang yang dia kagumi.

"Kalau dia sudah menganggap orang yang dia kagumi adalah bagian dari dirinya, contohnya dia marah saat tahu orang tersebut sudah punya pacar, hal ini saya anggap sudah tidak sehat," tutur perempuan yang akrab disapa dr Uci ini.

Jika sudah begini, sambungnya, jelas tak lagi sekadar memuja idola melainkan sudah termasuk masalah kejiwaan. "Ini jadi seolah-olah orang yang kita kagumi punya hubungan erotis dengan kita, hubungan yang dekat dengan kita, makanya kita merasa cemburu, marah terhadap orang itu. Ini jadi salah satu gangguan kejiwaan," tambah dr Uci.

Baca juga: Ingin Cari Perhatian, Pendorong Bertebarannya Pesan Galau di Media Sosial


(vit/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit