detikhealth

Tak Hanya Bermanfaat Bagi Konsumen, Keamanan Pangan Juga Untungkan Produsen

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 10/05/2016 08:00 WIB
Tak Hanya Bermanfaat Bagi Konsumen, Keamanan Pangan Juga Untungkan ProdusenFoto: An uyung P
Jakarta, Pentingnya menjaga keamanan pangan bukan hanya berlaku bagi konsumen. Dengan menjaga keamanan pangan, produsen juga memperoleh keuntungan.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr Roy Sparringa mengatakan Indonesia memiliki potensi besar di bidang produksi pangan. Dengan meningkatkan standar keamanan pangan, keuntungan di bidang produksi, dari pabrik besar hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), bisa bertambah.

"Ini sudah terbukti dari pendampingan yang dilakukan BPOM kepada UMKM. Dengan menerapkan keamanan pangan, kerugian produksi berkurang dan menambah keuntungan," tutur Roy, dalam acara Kick-off Bulan Keamanan Pangan di Kantor BPOM, Jl Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2016).

Baca jugaJika Tidak Bersih, Air Isi Ulang Bisa Ancam Keamanan Pangan Rumah Tangga

Lebih lanjut, Direktur Surveilans dan Penyuluhan Keamanan Pangan BPOM, drs Halim Nababan, menyebut pengusaha level UMKM di Indonesia sudah memiliki standar teknologi dan informasi yang baik. Sayangnya, penerapan keamanan pangan masih belum dilakukan.

"Kalau soal teknologi dan informasi kita bersaing, penggunaan alat untuk produksi makanan dan informasi termasuk resep pengolahan makanan yang enak memang tidak kalah. Masalahnya ada di penerapan keamanan pangan yang masih diabaikan," tutur Halim.

Sebagai contoh, pedagang bakso bisa saja memiliki mesin pencetak bakso dan resep bakso enak. Namun jika penyimpanan adonan masih sembarangan, sumber air untuk cuci piring dan alat masak jelek atau pedagang tidak cuci tangan, risiko pencemaran makanan oleh mikroba dan logam berat mengancam kesehatan konsumen.

Secara tidak langsung, hal ini membuat citra produsen jelek di mata konsumen, yang berakibat menurunnya jumlah pembeli dan omset. Jika tak dibenahi, bukan tak mungkin UMKM akan tutup dan tidak lagi beroperasi.

Halim menambahkan bahwa pendampingan keamanan pangan oleh BPOM bertujuan untuk mengurangi risiko-risiko tersebut. Sebagai langkah awal misalnya, pedagang akan dibiasakan untuk mencuci tangan dan peralatan sebelum memasak serta memperhatikan kebersihan lingkungan.

"Nggak perlu tambah modal, cuma usaha sedikit aja. Makanan mentah dipisah dari masakan matang, penyimpanan bahan baku jangan sembarangan. Ini kan mengurangi kerugian misalnya bahan baku rusak atau waktu kerja yang jadi boros," tandas Halim.

Memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk UMKM bisa menerapkan standar keamanan pangan yang baik. Meski begitu, hal ini bisa dilakukan jika pengusaha UMKM memiliki niat dan semangat berusaha yang baik.

"GMP-nya (Good Manufacturing Practice) tentu beda dari GMP pabrik. Tapi intinya sama, jaga kebersihan diri dan lingkungan serta kurangi faktor risiko pencemaran," tutupnya.

Baca juga5 Tips Menjaga Keamanan Pangan di Rumah dari BPOM

(mrs/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit