detikhealth
Konsultasi Laktasi
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC

Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat

Stimulasi Puting Saat Hamil Bisa Picu Kecacatan Janin, Mitos atau Fakta?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Kamis, 09/06/2016 16:26 WIB
Stimulasi Puting Saat Hamil Bisa Picu Kecacatan Janin, Mitos atau Fakta? Foto: thinkstock
Jakarta, Halo Dok, saya sedang mengandung sekarang, usia kandungan saya 7 bulan dan ini adalah kehamilan pertama saya. Karena kehamilan pertama, banyak mitos yang saya dengar dari orang-orang.

Katanya apabila suami saya mengisap puting saya saat berhubungan dan terhisap ASI-nya, maka anak saya akan terlahir cacat, apakah itu benar Dok? Karena puting saya tenggelam, maka saya khawatir bayi saya nanti tidak mendapat ASI maksimal, maka perlu dilakukan pengisapan yang dibantu oleh suami, menurut saya. Di usia 7 bulan ini ASI saya sudah keluar Dok. Tolong bantu jawab ya Dok, terimakasih banyak.

Siska (Wanita, 22 tahun)
sigitkunXXXXXXX@gmail.com
Tinggi 162 cm, berat 55 kg

Jawaban

Halo Ibu Siska. Untuk informasi bahwa anak akan terlahir cacat bila suami menghisap ASI ibu itu hanyalah mitos. Namun saat kehamilan, memang sebaiknya perlu menghindari segala bentuk manipulasi pada puting payudara (misal ditarik-tarik, dihisap, dan sebagainya.) karena akan merangsang hormon oksitosin yang dapat menimbulkan kontraksi rahim sebelum waktunya.

Untuk masalah puting tenggelam, sebaiknya Ibu dan keluarga segera ke klinik laktasi karena ada penanganan khusus terhadap puting datar atau tenggelam menggunakan suatu alat khusus yang aman digunakan selama kehamilan. Selain itu, ibu dan keluarga dianjurkan berkunjung ke klinik laktasi untuk melakukan ANC (Ante Natal Care) Laktasi, yaitu pemeriksaan saat ibu hamil di bidang laktasi.

Saat kunjungan tersebut, akan dijelaskan mengenai manfaat ASI, bahaya susu formula dan dot, hal normal pada bayi, teknik menyusui, inisiasi menyusu dini, rawat gabung, faktor penyulit menyusui, dan dukungan keluarga, serta akan dilakukan pemeriksaan terhadap keadaan payudara ibu untuk memprediksi apakah nanti akan ada kesulitan atau kekhawatiran yang mungkin dihadapi.

Edukasi laktasi sangatlah penting dan baik bila diberikan sejak bayi masih dalam kandungan agar setelah bayi lahir ibu sudah lebih tenang dan mantap untuk menyusui, serta mendapatkan dukungan penuh dari keluarga demi kelancaran proses menyusui sampai 2 tahun. Semoga kehamilannya lancar dan persalinannya selamat ya Bu.

dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata, Depok
Ketua AKLII (Asosiasi Konsultan Laktasi Internasional Indonesia).
www.rspermatadepok.com(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit