detikhealth
Konsultasi Gizi
Leona Victoria Djajadi

Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) yang bersekolah di program nutrisi University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets.

Makan Sedikit dan Selalu Berkeringat, Tapi Kok Berat Badan Tidak Turun?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 28/06/2016 15:16 WIB
Makan Sedikit dan Selalu Berkeringat, Tapi Kok Berat Badan Tidak Turun? Foto: iStock
Jakarta, Selamat sore Mbak. Saya mau bertanya, saya kelebihan berat badan dan sangat terlihat bantet. Saya pengen bisa berhasil menurunkan BB saya. Kerjaan saya tukang mebel, kebiasaan buruk saya perokok berat, pengonsumsi kopi, dan sering begadang di malam hari karena sibuk kerjaan. Padahal makan sedikit tapi kok selalu BB naik padahal juga saya rajin bekerja dan selalu keluar keringat, mohon tipsnya. Terimakasih.

Khaerul (Pria, 27 tahun)
errrulXXXXXXX@gmail.com
Tinggi 157 cm, berat 74,5 kg

Jawaban

Halo Pak Khaerul,

Mengonsumsi kopi dan merokok memang menurunkan nafsu makan sehingga mungkin saja makannya menjadi sedikit. Namun porsi makan yang sedikit tidak berarti asupan kalorinya juga sedikit, bahkan bisa sama banyak dengan orang yang makan normal jika pilihan makanan yang Bapak pilih adalah gorengan dan banyak garam (asin). Sifat garam adalah menyerap air di dalam tubuh sehingga berat bisa bertambah, istilah awamnya adalah 'gemuk air'.

Yang kedua, pernyataan makan banyak/sedikit itu relatif Pak, karena subyektif porsi makan seseorang kecuali memang dihitung dengan takaran yang jelas misalnya dengan menggunakan mangkok/gelas.

Ada beberapa pasien saya mengaku makannya normal saja, tapi setelah dijabarkan saat makan siang ada nasi 2 piring, roti India 2 lembar, yoghurt 1 gelas plus lauknya jadi jumlah makan seseorang itu relatif sampai ada takaran perbandingannya.

Berkeringat tidak berarti Anda aktif secara fisik. Orang kepanasan sambil tidur saja bisa berkeringat. Untuk itu saya menyarankan agar Anda lebih aktif bergerak secara fisik misalnya setiap sedang jenuh atau pegal mengamplas/mencat bisa berdiri lalu loncat-loncat jumping jack atau squat jump selama 20-30 detik.

Untuk makanan, saya sarankan untuk mengurangi gorengan dan asin-asin, juga bisa mengganti nasi dengan jagung, ubi ataupun talas dan singkong.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit