detikhealth
Konsultasi Laktasi
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC

Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat

Menjaga Produksi ASI untuk si Kembar

Suherni Sulaeman - detikHealth
Senin, 15/08/2016 11:15 WIB
Menjaga Produksi ASI untuk si KembarFoto: Thinkstock
Jakarta, Dokter, anak saya kembar usia 5 bulan. Alhamdulillah sampai saat ini saya masih bisa memberi mereka ASI eksklusif. Hanya saja Dok, akhir-akhir ini saya merasa kewalahan saat payudara saya kosong setelah anak saya yang satu menyusu, tapi kemudian, yang satunya lagi mau menyusu. Apa yang bisa saya lakukan untuk menjaga produksi ASI saya dok?

Selama ini saya terpaksa tiap habis menyusui, karena payudara terasa kosong sekali dan saya lapar, saya pun makan. Kadang saya tambah porsi sayur dan buah, atau saya minum susu untuk ibu menyusui.

Rena (Wanita, 31 tahun)
reinaXXXXXX@gmail.com
Tinggi 166 cm, berat 54 kg

Jawaban

Ibu Rena, hebat sekali Ibu tetap berusaha memberikan ASI eksklusif kepada anak kembar Ibu. Sangat baik juga Ibu sering makan makanan yang seimbang dan bergizi, sehingga tidak sampai merasa kelaparan, karena seorang ibu menyusui memang tidak boleh sampai merasa lemas karena kekurangan asupan.

Memiliki anak kembar memang merupakan tantangan tersendiri, terutama dalam hal menyusui, dimana persiapannya sangat perlu dimulai jauh sebelum bayi-bayi tersebut dilahirkan. Dengan berbekal ilmu laktasi sebelum melahirkan, pastinya Ibu menjadi yakin bahwa ASI Ibu akan cukup untuk 2 bayi sekaligus, bahkan untuk kembar banyak sekalipun.

Beruntung sekali Tuhan telah menciptakan suatu mekanisme ASI on demand, di mana semakin banyak ASI dihisap oleh bayi secara efektif, semakin banyak pula ASI yang akan diproduksi. Namun memang menjadi perhatian bila si kembar lapar dalam waktu bersamaan. Bila salah satunya didahulukan, ditakutkan yang belakangan hanya akan mendapatkan sisanya yang belum tentu mengenyangkannya.

Untuk itu, kami sarankan untuk menyusui bayi kembar secara bersama-sama, sehingga rangsangan yang kuat secara bersamaan juga lebih meningkatkan produksi ASI kedua payudara disaat itu dan seterusnya. Untuk teknik-teknik menyusuinya, dapat Ibu konsultasikan dan praktikkan di poliklinik laktasi dengan membawa kedua bayi dan juga keluarga, karena selain proses menyusuinya, perlu juga dipastikan tanda kecukupan ASI pada kedua bayi Ibu dan dievaluasi apakah yang menjadi masalah yang menyebabkan ASI terasa tidak mencukupi sehingga Ibu merasa kewalahan.

Dan perlu diperhatikan juga bahwa sebentar lagi si kembar sudah mau memasuki 6 bulan, yaitu saatnya memberikan MPASI (Makananan Pendamping ASI) sambil tetap melanjutkan menyusui sampai 2 tahun, dimana Ibu memerlukan persiapan khusus dengan konseling MPASI agar dapat memberikan MPASI dengan baik dan lancar kepada anak kembar Ibu sesuai dengan anjuran WHO.

dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata, Depok
Ketua AKLII (Asosiasi Konsultan Laktasi Internasional Indonesia).
www.rspermatadepok.com(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit