detikhealth
Konsultasi Anak
dr. Firmansyah, SpA

Spesialis Anak di RS Permata, Depok
www.rspermatadepok.com

Apakah Kejang pada Anak Usia 9 Tahun Berpotensi Meningitis?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Jumat, 19/08/2016 16:16 WIB
Apakah Kejang pada Anak Usia 9 Tahun Berpotensi Meningitis?Foto: thinkstock
Jakarta, Ini terjadi pada anak pertama saya yang berumur 9 tahun, pada hari minggu tanggal 22 November 2015 jam 23.00 WIB anak saya mulai merasakan demam disertai muntah, sampai pagi tanggal 23 Nov 2015 jam 10.00 WIB demamnya tidak turun, selama demam saya berikan obat paracetamol 2 sendok teh per 6 jam.

Pada jam 11 siang saya bawa ke dokter umum diberikan obat muntah, paracetamol dan cefadroxil, lima menit setelah minum obat anak saya kejang dan langsung saya larikan ke UGD dan langsung diberikan stesolid, dia kejang kira-kira 5 menit, dan ini adalah kejang yang keempat yang dialami, dimana kejang yang 1-3 pada waktu berumur di bawah 2 tahun.

Setelah dokter UGD konfirmasi ke dokter spesialis anak diagnosa dokter menyatakan anak saya menderita meningitis sehingga masuk ruangan ICCU selama 2 hari namun selama 2 hari di ICCU kondisinya stabil, kesadaran masih dipengaruhi oleh obat, sedangkan dokter spesialis anak yang lain menyatakan anak saya tidak ada apa-apa melihat tidak adanya indikasi yang kuat terhadap diagnosa dokter yang pertama.

Perlu saya informasikan di RSU belum dilakukan EEG, MRI, dan CT scan karena belum ada alatnya. Nah, Bu Dokter saya sekarang bingung dan was-was mengenai kesehatan anak saya, anak saya sekarang sudah normal, sekolah, bermain dan beraktivitas seperti biasa tanpa keluhan yang lain-lain. Tapi dengan diagnosa dokter anak saya jadi takut, yang mau saya tanyakan apakah perlu pemeriksaan lanjutan seperti EEG, MRI atau yang lain terhadap anak saya? Dan rumah sakit mana di Jakarta atau Tangerang yang mempunyai alat untuk periksaan di atas? Atas perhatiannya, terimakasih.

Michelle
nicosimanXXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi 140 cm, berat 26 kg

Jawaban

Terimakasih atas pertanyaannya.

Kejang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Pada kejang karena demam, umumnya didahului oleh demam beberapa jam sebelumnya. Setelah kejang, anak dalam kondisi sadar.

Kejang karena demam umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan – 6 tahun. Pada anak Anda, kemungkinan disebabkan oleh kejang demam sederhana bila setelah demam, anak dalam kondisi sadar.

Dapat pula kemungkinan suatu radang otak bila setelah kejang, anak tidak sadar.

Untuk membedakannya, diperlukan pemeriksaan cairan otak melalui tulang belakang. Munghkin juga diperlukan beberapa pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui prognosa kedepan. Pemeriksaan sederhana seperti EEG dapat dilakukan.

dr. Firmansyah, SpA
Spesialis Anak di RS Permata, Depok
www.rspermatadepok.com(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit