detikhealth
Konsultasi Laktasi
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC

Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat

Bisakah Menyusui si Sulung dan Adiknya Secara Berbarengan?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 06/09/2016 15:19 WIB
Bisakah Menyusui si Sulung dan Adiknya Secara Berbarengan?Foto: thinkstock
Jakarta, Halo Bu dokter. Anak pertama saya usianya 14 bulan dan perkiraan dokter bulan depan saya akan melahirkan. Apakah nanti setelah anak kedua saya lahir, saya bisa tetap menyusui si sulung dan adiknya?

Bagaimana saran Dokter? Apa saya harus menyapih si sulung? Jika saya ingin melakukan tandem breastfeeding, adakah tips supaya saya bisa melakukan itu? Sebenarnya saya kurang percaya diri sih Dok bisa menyuplai ASI untuk dua anak saya ini. Trims.

Puput (Wanita, 28 tahun)
iniputXXXX@gmail.com
Tinggi 168 cm, berat 60 kg

Jawab:
Halo Bu Puput. Untuk tandem nursing atau menyusui sang kakak dan adik dalam waktu yang sama, boleh saja dilakukan, namun harus sangat diperhatikan kecukupan ASI untuk sang adik, sehingga harus mengutamakan sang adik karena masih dalam masa ASI eksklusif, di mana ASI adalah satu-satunya asupan baginya.

Untuk anak sulung ibu yang berusia 14 bulan, diharapkan sudah makan MPASI makanan keluarga dengan variasi, porsi, dan frekuensi yang baik, sehingga ASI bukan lagi asupan utama baginya, namun tetap sangat baik bila diberikan sampai 2 tahun. Ibu bisa menerapkan aturan bahwa sang kakak boleh menetek bila si adik sudah betul-betul kenyang atau bila memungkinkan menetek berbarengan. Jangan sampai terjadi sang kakak mengosongkan payudara terlebih dulu, baru si adik mendapat sisanya di saat lagi lapar-laparnya.

Bila memang sulit dan tidak kondusif, tidak mengapa bila kakak disapih dan dialihkan dengan minuman sehat lainnya, misal air putih, jus buah, atau susu segar. Namun perlu diingat pemberian susu segar tidak boleh terlalu banyak (cukup sekitar 250 cc per hari) agar tidak menggantikan MPASI yang seharusnya diberikan. Jika ibu memang memilih untuk tandem nursing, kami sarankan untuk rutin berkonsultasi dengan dokter laktasi agar dapat dikawal proses menyusuinya dengan baik, sehingga proses menyusui menjadi menyenangkan dan menenangkan, tidak hanya bagi anak-anak, namun juga seluruh anggota keluarga.

dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata, Depok
Ketua AKLII (Asosiasi Konsultan Laktasi Internasional Indonesia).
www.rspermatadepok.com(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit