detikhealth

Konsultasi Laktasi
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC

Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat

Mengatasi Penggumpalan ASI pada Payudara

Suherni Sulaeman - detikHealth
Senin, 26/09/2016 16:12 WIB
Mengatasi Penggumpalan ASI pada PayudaraFoto: thinkstock
Jakarta, Dua bulan lalu saya baru saja melahirkan, Dok. Saya menyusui langsung putri saya, baik dari payudara kanan maupun kiri. Tapi beberapa hari lalu saat saya bangun tidur, mendapati ada benjolan di payudara kanan. Sakit sekali, Dok. Keluar ASI-nya juga sedikit. Bayi saya juga nggak tenang kalau menyusu dari payudara itu.

Saya menyadari itu penyumbatan ASI. Lalu saya coba keluarkan ASI-nya dengan tangan, sampai payudara saya lecet-lecet. Soalnya saya nggak biasa memerah ASI dengan tangan. Alhamdulillah bisa teratasi.

Yang saya tanyakan, kenapa masih bisa muncul penggumpalan ASI padahal saya telah menyusukan dengan teratur ya Dok? Bagaimana caranya mengeluarkan ASI dengan tangan yang aman dan nyaman agar tidak lecet-lecet lagi?

Pipit (Wanita, 27 tahun)

Jawaban

Selamat siang Ibu Pipit, terima kasih atas pertanyaannya. Sumbatan yang terjadi pada saluran ASI umumnya terjadi karena payudara tertekan oleh suatu benda dalam durasi yang cukup lama (misalnya pemakaian bra atau pakaian yang terlalu ketat), atau karena pengeluaran ASI yang kurang efektif.

Pengeluaran ASI yang kurang efektif biasanya disebabkan oleh hisapan bayi yang kurang optimal untuk mengosongkan payudara, yang paling sering adalah bayi mempunyai kelainan anatomi pada mulutnya. Ibu biasanya juga mengalami keluhan dalam menyusui, seperti puting lecet, saluran ASI tersumbat, sampai pada peradangan payudara. Pengeluaran ASI yang tidak efektif juga dapat terjadi apabila bayi sebelumnya menggunakan dot atau empeng. Seperti yang telah kita ketahui, bahwa penggunaan dot atau empeng akan mengubah hisapan bayi. Bayi menjadi cenderung hanya menetek di puting dan hisapan bayi menjadi tidak efektif untuk mengosongkan payudara. Akibatnya ibu dapat mengalami sumbatan saluran ASI atau bengkak berulang pada payudara.

Sebaiknya ibu dan bayi segera datang ke klinik laktasi untuk menemukan penyebab dari keluhan menyusui yang Ibu alami. Ajaklah keluarga lainnya, terutama suami. Ibu juga dapat belajar cara memerah payudara dengan tangan di klinik laktasi. Yang tidak kalah penting, jika bayi menggunakan dot atau empeng sebaiknya segera dihentikan penggunaannya.

dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata, Depok
Ketua AKLII (Asosiasi Konsultan Laktasi Internasional Indonesia).
www.rspermatadepok.com(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit