detikhealth

Anak yang Pernah Melakukan Pengobatan Alternatif Lebih Jarang Diimunisasi

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 04/10/2016 18:31 WIB
Anak yang Pernah Melakukan Pengobatan Alternatif Lebih Jarang DiimunisasiFoto: thinkstock
Jakarta, Pernah melakukan pengobatan alternatif membuat anak jarang diimunisasi oleh orang tuanya. Hal ini dibuktikan oleh studi terbaru dari Amerika Serikat.

Studi yang dilakukan oleh William Bleser dari Pennsylvania State University menyebut pengobatan alternatif seperti akupunktur dan chiropractic dipercaya orang tua lebih baik daripada imunisasi. Penelitian dilakukan kepada lebih dari 9.000 anak di Amerika Serikat.

"Pengobatan alternatif membuat orang tua terpengaruh oleh para praktisi akupunktur atau chiropractic yang secara terang-terangan mendukung gerakan anti-vaksin," tutur Bleser, dikutip dari Reuters.

Baca juga: Dokter di AS Dituduh Berikan Vaksin Palsu dari Liur Kucing Campur Vodka

Hasil penelitian Bleser menyebut hanya 33 persen anak yang mendapat pernah menjalani pengobatan alternatif mendapat imunisasi dari orang tuanya. 35 Persen lainnya mendapat imunisasi dasar tapi tidak rutin melakukan imunisasi influenza.

Di sisi lain, 43 persen anak yang tidak pernah mendapat pengobatan alternatif mendapat imunisasi lengkap, termasuk imunisasi influenza. Hasil studi juga menyebut anak yang diberi multivitamin secara rutin lebih jarang mendapat pengobatan alternatif.

Hanya 17 persen dari anak yang rutin mengonsumsi multivitamin pernah melakukan pengobatan alternatif. Selain itu, 45 persen anak yang mendapat multivitamin juga mendapat imunisasi lengkap, termasuk imunisasi influenza.

Bleser mengatakan selain pengaruh terapis pengobatan alternatif, ada hal-hal lain yang juga memengaruhi keputusan orang tua untuk tidak mengimunisasi anak. Kondisi tempat, latar belakang kebudayaan serta status ekonomi keluarga menjadi beberapa hal yang memengaruhi keputusan keluarga untuk berobat ke pengobatan alternatif.

"Seringkali orang tua yang memiliki latar belakang religius lebih memilih pengobatan alternatif daripada pencegahan melalui imunisasi," tuturnya.

Baca juga: Bisa Cegah Beberapa Jenis Kanker, Jangan Ragu Berikan Vaksin HPV pada Anak

(mrs/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close