detikhealth

Konsultasi Umum
dr. Dito Anurogo

Penulis 17 buku dan sedang studi S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta.

Cara Ampuh Mengatasi Sariawan

Suherni Sulaeman - detikHealth
Rabu, 05/10/2016 12:08 WIB
Cara Ampuh Mengatasi SariawanFoto: thinkstock
Jakarta, Halo Dok, mau tanya, ibu saya terkena sariawan di bibir bawah bagian luar, sariawannya hampir seluruh bibir. Keluhan yang dia rasakan perih dan panas dan sariawannya sudah cukup lama. Yang saya mau tanya ke Dokter, bagaimana cara mengatasinya? Trims Dok.

Annis (Wanita, 22 tahun)

Jawaban

Sariawan merupakan gangguan respons imun yang dimediasi oleh sel dimana sel-sel T dan tumor necrosis factor (TNF)-alfa terlibat. TNF-αlfa merupakan sitokin proinflamasi yang merekrut sel-sel T dan leukosit-leukosit lainnya ke lesi, menciptakan papul (terasa sangat menyakitkan), lalu kemudian mengalami ulserasi sebelum menyembuh. Faktor predisposisi mencakup trauma lokal, stres, makanan tertentu, fluktuasi hormon yang terkait dengan siklus menstruasi, dan merokok tembakau. Pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfat juga memicu sariawan pada individu tertentu. Selain itu, kekurangan zat besi, asam folat atau vitamin B12 telah berkorelasi dengan munculnya sariawan.

Beberapa pilihan/kombinasi terapi yang umumnya direkomendasikan oleh dokter keluarga atau dokter gigi antara lain: amlexanox 5 pers paste, dexamethasone 0,1 persen ointment, silver nitrate cautery, montelukast atau prednison sistemik, suplementasi vitamin B12, asam lemak omega-3.

Beberapa terapi seperti: thalidomide, dapsone, levamisole, pentoxifylline, atau colchicine terbukti efektif mengatasi sariawan, namun mengingat efek samping, maka tidak lagi direkomendasikan.

Apa saja terapi topikal yang tersedia dan kapan obat-obat itu dapat digunakan?

Setiap kali obat diperlukan, karena kejadian terus-menerus dan rasa sakit telah memengaruhi kualitas hidup seseorang, pilihan pertama adalah pengobatan topikal. Jika penderita mengalami manifestasi prodromic (gejala awal) dari penyakit, agen anti-inflamasi seperti amlexanox 5%, atau kortikosteroid topikal seperti triamcinolone acetonide 0,1 persen, secara khusus diindikasikan untuk mencegah pembentukan lesi. Dalam kasus sariawan sudah terjadi, obat tersebut dapat digunakan untuk mengurangi peradangan, meskipun dalam kombinasi dengan antiseptik seperti chlorhexidine dan triclosan, antibiotik seperti tetrasiklin, asam hyaluronic atau minyak rambut (pomades) mengandung zat alami seperti myrtle atau quercetin, dimaksudkan untuk mengurangi nyeri dan mempercepat penyembuhan ulkus.

Apa saja terapi sistemik yang tersedia dan kapan dapat dipergunakan?

Terapi sistemik diindikasikan ketika wabah berlangsung secara konstan dan agresif, sariawan terasa sangat sakit dan berkelanjutan, dan terapi topikal tidak dapat meredakan gejala. Terapi berbeda dapat digunakan untuk mengendalikan gejala, seperti colchicine 1,5 mg / hari, dapson 50 mg / hari, klofazimin 100 mg / hari atau pentoxifylline 400 mg tiga kali sehari, meskipun penatalaksanaan yang terbanyak digunakan terdiri dari kortikosteroid sistemik seperti prednison 25 mg / hari dan modulator imun seperti thalidomide 50-100 mg / hari, mampu remisi lengkap atau hampir lengkap, Meskipun demikian, kemungkinan efek samping harus benar-benar dipertimbangkan.

Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.

Salam sehat dan sukses selalu.

Dokter Dito Anurogo, penulis 17 buku, sedang studi di S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta.(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit