detikhealth

Konsultasi Seksologi
Dr. Andri Wanananda MS

Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
Artikel 18+

Istri yang Trauma karena Merasa Kesakitan Saat Bercinta

Kamis, 20/10/2016 18:11 WIB
Istri yang Trauma karena Merasa Kesakitan Saat BercintaFoto: ilustrasi/thinkstock
Saat akan berhubungan, suami tidak terlalu suka dengan foreplay yang lama, maunya langsung saja. Sedangkan miss v saya belum basah, menyebabkan selalu sakit ketika berhubungan. Kami tidak pernah bisa orgasme berbarengan, dan jika suami yang duluan orgasme, maka saya tidak akan bisa orgasme, dan jika saya orgasme duluan, maka setelah itu akan sangat sakit jika suami masih belum orgasme.

Mohon solusi kami harus bagaimana? Karena menyebabkan trauma kecil untuk saya karena sakit tersebut. Kita juga sampai saat ini belum punya anak, sedangkan frekuensi berhubungan hanya dua atau tiga kali dalam sebulan.

XXXXX (Wanita, 30 tahun)

Jawaban

Hubungan intim adalah suatu proses yang bertahap: diawali dengan munculnya libido (gairah seksual), foreplay, excitement (rangsangan seksual yang memuncak), ejakulasi dan orgasme, diakhiri dengan relaksasi. Jelasnya, bila salah satu tahap dilampaui atau tidak dilakukan dengan tepat, akan membuat ML tidak memuaskan dan tidak nyaman.

Foreplay adalah tahap awal yang penting dalam ML. Caranya: lakukanlah sentuhan, rabaan secara manual atau oral pada zona-zona erotik tubuh, yang letaknya dapat diunduh di: andriwanananda.blogdetik.com. Tujuan foreplay agar terjadi lubrikasi (pelendiran) vagina secara optimal, hingga rongga vagina basah, yang membuatnya tidak nyeri saat penetrasi Mr P ke dalam vagina.

Bisa dimaklumi, bila Anda orgasme lebih awal, Mr P masih tetap bergerak maju-mundur, rongga vagina sudah semakin kering, hingga rasa pedih yang tinggal saat akhir ML, bukan kenikmatan.

Dianjurkan Anda dan suami berdiskusi untuk bisa memahami proses ML ini yang mesti dilakukan dengan bertahap, tenang, tidak tergesa-gesa.
Untuk terjadinya kehamilan, diperlukan kualitas sel jantan (spermatozoa) dan kualitas ovum (sel betina) yang baik. Lalu, lakukanlah ML saat Anda dalam periode subur, yaitu hari ke-12 sampai dengan 15, dihitung sejak haid hari pertama. Lubrikasi vagina yang optimal akan membantu sebagai media, laksana aliran sungai, yang membawa sel jantan suami masuk ke dalam rahim, menjumpai sel betina Anda.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit