detikhealth

Hari AIDS Sedunia

Pengidap HIV Tetap Bisa Menikah, Risiko Penularan ke Anak Bisa Dicegah

Edwin Ramadi - detikHealth
Jumat, 02/12/2016 11:15 WIB
Pengidap HIV Tetap Bisa Menikah, Risiko Penularan ke Anak Bisa DicegahFoto: Nurvita Indarini
Jakarta, Didiagnosis terinfeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) bukanlah akhir dari segalanya. Meski belum ada obat yang dapat menyembuhkan infeksi tersebut, pengidapnya tetap bisa menikah dan punya anak tanpa harus menularkan virus ke anaknya. Tentu saja dengan perhitungan tertentu.

dr Ade Maryana, koordinator layanan HIV dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan mengatakan bahwa pengidap HIV tetap bisa menikah dan punya anak. Namun, dia harus rajin minum obat ARV seumur hidupnya dan jalani pola hidup sehat.

Obat tersebut digunakan untuk melemahkan virus agar tidak cepat berkembang dan menyebabkan komplilasi.

"Jadi pengidap HIV jika ingin punya anak dan tidak berisiko menularkan HIV, harus banyak konsultasi rutin dokter. Kemudian rajin meminum ARV seumur hidup supaya virusnya ditekan atau dilemahkan," kata dr Ade Maryana saat ditemui dalam penyuluhan HIV-AIDS di kantor pusat Yayasan Karsa Kemanusiaan Indonesia (KKI) di Mampang, Jakarta Selatan.

Baca juga: 4 Mitos tentang HIV-AIDS yang Masih Dipercaya Hingga Sekarang

Infeksi HIV memang tidak dapat disembuhkan, dan berisiko memicu kematian jika tidak diobati. Namun, seorang HIV bisa tetap bisa menjalani hidup yang sehat dan berkualitas jika rajin meminum ARV.

Dengan mengonsumsi obat ARV secara rutin seumur hidupnya, seorang pengidap HIV juga bisa menikah dan punya anak. Ia juga harus berkonsultasi dengan dokter untuk memperhitungkan waktu yang tepat untuk pebuahan, yakni saat viral load atau jumlah virusnya minimal.

"Kalau memang nantinya ingin punya anak, harus benar-benar direncanakan dengan dokter melalui pemeriksaan virologi, dan pastikan istri sedang masa subur," tutup dr Ade.

Baca juga: Perilaku Homoseksual Turut Memicu Tingginya Kasus HIV-AIDS di Jabar (up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit