detikhealth

Hari AIDS Sedunia

Hanya Berpelukan dan Minum Segelas Bersama Tak Akan Tularkan HIV-AIDS

Nurvita Indarini - detikHealth
Jumat, 02/12/2016 13:29 WIB
Hanya Berpelukan dan Minum Segelas Bersama Tak Akan Tularkan HIV-AIDS Foto: Nurvita Indarini
Jakarta, Beben, demikian pria ini akrab disapa, punya beberapa teman dengan HIV-AIDS (ODHA). Mereka beberapa kali minum kopi segelas bersama. Beben memastikan dirinya tidak tertular.

"Saya beberapa kali minum segelas bersama dengan teman saya yang ODHA. Beberapa kali dia juga saya rangkul. Saya tidak tertular HIV-AIDS, karena penularannya memang bukan dari berpelukan dan minum atau makan bersama," tutur pria bernama lengkap Bernhard Adi Laksono yang merupakan Coordinator Edutainment di Yayasan AIDS Indonesia dalam perbincangan dengan detikHealth beberapa waktu lalu.

Kata Beben, seringkali orang-orang enggan berdekatan dengan ODHA karena takut ketularan. Padahal keringat tubuh tidak bisa menjadi media penularan HIV-AIDS. Bahkan ketika ada acara beberapa waktu lalu, Beben pun pernah tidur bersebelahan dengan ODHA.

"Iya, kita tidur empet-empetan, satu ruangan orangnya banyak. Sebelah saya yang tidur teman ODHA. Dari tes HIV, diketahui saya negatif HIV," imbuh pria berkacamata ini.

Baca juga: 4 Mitos tentang HIV-AIDS yang Masih Dipercaya Hingga Sekarang

Beben menambahkan stigma yang disematkan pada ODHA sering kali dikarenakan informasi tidak utuh yang diterima. Misalnya ada informasi bahwa salah satu penularan HIV-AIDS adalah melalui cairan tubuh, padahal tidak semua cairan tubuh bisa menularkan HIV-AIDS.

Cairan tubuh yang bisa menularkan HIV-AIDS adalah darah dan cairan di alat kelamin. Artinya, bisa terjadi penularan jika menggunakan jarum suntik maupun jarum tato yang terkontaminasi HIV. Berhubungan seks tanpa pengaman dengan yang memiliki HIV-AIDS juga berisiko tertular.

"Penggunaan fasilitas umum bersama, makan bersama, bersalaman, berpelukan, gigitan nyamuk dan bahkan berciuman tidak menularkan HIV-AIDS," papar Beben.

Baca juga: Pengidap HIV Tetap Bisa Menikah, Risiko Penularan ke Anak Bisa Dicegah

(vit/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit