detikhealth

Janet Jackson dan Melahirkan di Usia Paruh Baya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 04/01/2017 13:36 WIB
Janet Jackson dan Melahirkan di Usia Paruh BayaFoto: Vittorio Zunino Celotto
Jakarta, Bintang pop Janet Jackson dikabarkan telah melahirkan seorang bayi laki-laki, anak pertamanya dengan pengusaha Wissam Al Mana. Menariknya Janet melahirkan di usia yang sudah tak terbilang muda lagi, 50 tahun.

"Janet melahirkan dengan sehat dan bebas stres. Ia kini juga telah memulihkan diri dengan nyaman," kata sang juru bicara.

Ia menambahkan, bayi mereka diberi nama Eissa Al Mana. Namun sang juru bicara tetap bungkam ketika ditanya di mana Janet melahirkan.

Perlu dipahami bahwa hamil dan melahirkan di usia paruh baya bisa memicu sejumlah risiko, baik bagi si calon ibu juga si calon jabang bayi. Namun sebenarnya ini tengah menjadi tren di AS.

Centers for Disease Control and Prevention menyebut, persalinan pada wanita berusia di antara 50-54 tahun meningkat menjadi 165 persen dalam kurun tahun 2000-2013. Kemajuan teknologi IVF (bayi tabung) juga memungkinkan para wanita untuk memiliki keturunan di usia yang telah mendekati menopause itu.

Baca juga: Melahirkan Anak Pertama di Atas Usia 25 Tahun Menguntungkan bagi Ibu
Janet Jackson dan Melahirkan di Usia Paruh BayaJanet saat mengandung (Foto: E! News)

Akan tetapi seperti dikutip dari Pregnancy.co,.au, wanita yang melahirkan di usia lebih tua cenderung menjalani persalinan dengan alat bantu (induksi) atau lewat bedah caesar, meskipun kehamilannya tak bermasalah. Hal ini karena tubuh mereka sudah tak begitu luwes atau sefleksibel wanita dengan usia lebih muda, sehingga cenderung membutuhkan intervensi saat persalinan.

"Data menunjukkan, semakin tua usia ibu saat hamil, maka risiko komplikasinya juga semakin tinggi," ungkap Dr Ruth M Farrell dari Cleveland Clinic kepada CBS News beberapa waktu lalu.

Komplikasi yang dimaksud menyangkut berbagai hal seperti tekanan darah ataupun gula darah (diabetes gestasional) yang bisa berpengaruh ke kondisi si ibu. Belum lagi risiko yang dihadapi si calon jabang bayi.

Semisal bila ibunya mengalami preeklamsia, si bayi yang ada dalam kandungan berisiko lahir prematur. Risiko keguguran serta bayi lahir mati juga bisa saja terjadi pada wanita yang hamil di usia paruh baya.

Namun Janet bukanlah wanita tertua yang pernah melahirkan seorang bayi. Medio 2016 lalu, seorang ibu di India berhasil melahirkan anak pertamanya di usia 70 tahun. Ia pun dipercaya menjadi wanita tertua di dunia yang melahirkan anak.

Beberapa waktu sebelumnya, seorang wanita asal Jerman juga dilaporkan melahirkan bayi kembar lima di usianya yang telah menginjak 65 tahun.

Baca juga: Hamil Sehat dan Aman Meski Usia di Atas 35 Tahun? Bisa, Begini Caranya

Soal risiko kehamilan di usia terlalu muda atau terlalu tua bisa disimak dalam video Bincang Sehat berikut ini:

(lll/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit