detikhealth

Alasan Ilmiah di Balik Cat Tembok Pink Ala Kendall Jenner

Nurvita Indarini - detikHealth
Jumat, 06/01/2017 15:59 WIB
Alasan Ilmiah di Balik Cat Tembok Pink Ala Kendall JennerFoto: Instagram Kendall Jenner
Los Angeles, Beberapa waktu lalu, model cantik Kendall Jenner mengunggah foto pohon natal dengan tembok berwarna pink di Instagram. Bukan sekadar menganggap pink sebagai warna yang lucu saja lho, karena ada cerita tersendiri di balik alasan Kendall memilih warna cat ini.

Di situsnya, kendallj.com Kendall menuturkan kisah di balik tembok bercat pink itu. Jadi sebelum dia memutuskan warna cat untuk ruang tamunya itu, Kendall pergi makan malam dengan teman-temannya.

Nah, kebetulan teman-temannya tersebut baru saja menghadiri pameran seni bertema 'Human Condition' di bangunan bekas rumah sakit di Los Angeles. "Mereka bilang ada ruangan berwarna Baker-Miller Pink di pameran dan ada penjelasan di balik pemilihan warna itu," ujar Kendall.

Kendall menambahkan warna Baker-Miller Pink disebut terbukti secara ilmiah bisa menenangkan dan menekan nafsu makan. "Jadi saya bilang 'saya butuh warna ini di rumah saya'," tambah Kendall.

Alasan Ilmiah di Balik Cat Tembok Pink Ala Kendall JennerFoto: Kendall Jenner/Getty Images
Warna Baker-Miller Pink itu seperti apa? Ini merupakan warna yang serupa dengan pepto atau pink. Dikenal juga sebagai P-618, Schauss pink, dan Drunk-Tank Pink. Ini merupakan warna pink yang mirip permen karet.

Efek warna ini pada emosi pernah diteliti oleh Alexander Schauss, Direktur American Institute for Biosocial Research, Tacoma, Washington, pada tahun 1970-an. Dalam tes awalnya, Schauss mengamati sejumlah warna dan efeknya. Hasilnya diketahui warna bisa berpengaruh pada kekuatan otot, bisa menyegarkan atau justru melemahkan subjek, dan bahkan mempengaruhi sistem kardiovaskular.

Baca juga: Penjara di Swiss Dicat Pink untuk Beri Efek Menenangkan Para Tahanan

Dibantu asistennya, Schauss melakukan eksperimen pada dirinya sendiri. Ternyata warna serupa pink punya efek yang paling kuat. Dengan menatap kertas warna P-618 seukuran 18 x 24 inci setelah berolahraga keras, dirasakan efek penurunan detak jantung, denyut nadi dan pernapasan dibanding menatap warna lainnya.

Selanjutnya dia menggelar penelitian di lembaga pemasyarakatan Angkatan Laut AS. Jadi semua ruangan dicat dengan warna P-618, hanya lantai saja yang dibiarkan seperti warna aslinya. Hasilnya, kurang dari 15 menit perilaku kasar dan agresif penghuninya bisa berkurang. Ternyata efek tersebut bertahan 30 menit setelah orang-orang tersebut dikeluarkan dari ruangan itu.

Hanya saja efek ini hanya berlaku individual. Dalam penerapan strategi mengurangi agresivitas penghuni penjara di salah satu penjara daerah di California justru menunjukkan setelah beberapa jam beberapa tahanan kedapatan mengelupas lapisan cat dinding dengan kukunya. Ternyata kemudian ditengarai luas ruangan dan paparan cahaya juga turut mempengaruhi efek warna tersebut.

Penjara di Swis juga pernah menjalankan proyek Cool Down Pink. Menurut para ahli yang terlibat dalam proyek, 30 ruang tahanan sengaja dicat pink untuk menenangkan sikap agresif para tahanan, dan menurut pengakuan polisi hal itu cukup efektif.

Baca juga: Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Warna Merah

Dengan mempertimbangkan efek warna Baker-Miller Pink, pernah pula dibuat sweater Baker-Miller Pink yang bisa digunakan sampai menutup wajah dengan hoodie-nya. Konon setekah mengenakan sweater tersebut, seseorang akan lebih tenang, detak jantungnya jadi stabil seperti baru saja melakukan meditasi maupun yoga.

Bagaimana, Anda berminat mengikuti jejak Kendall untuk mengecat ruangan dengan warna Baker-Miller Pink?(vit/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit