detikhealth

Kata Dokter Soal Ekstrak Dagga di Tembakau Gorilla yang Memabukkan

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 11/01/2017 12:03 WIB
Kata Dokter Soal Ekstrak Dagga di Tembakau Gorilla yang MemabukkanFoto: Mindra Purnomo/detikcom
Jakarta, Tembakau gorilla menjadi perbincangan karena diduga digunakan oleh pilot Citilink yang 'mabuk', meski nyatanya si pilot dinyatakan negatif narkoba. Nah, soal kandungan yang memabukkan dalam tembakau ini, dokter punya penjelasannya.

dr Andri SpKJ, FAPM, dari RS Omni Internasional mengatakan pada dasarnya tembakau gorilla adalah produk tembakau campuran untuk bahan rokok. Dalam campuran tersebut ada daun dari tumbuhan liar bernama dagga.

"Dulu tahun 2015-2016 memang terkenal tembakau gorila. Sejenis tembakau yang terdiri dari tembakau, cengkeh, tetapi ada satu lagi jenis yang baru namanya ekstrak dagga liar," kata dr Andri ketika ditemui di tempat praktiknya baru-baru ini.

"Itu dianggap sebagai rokok atau bahan rokok biasa tetapi punya efek berbeda dari tembakau biasa. Jadi kalau tembakau gorilla ini dari ekstrak dagga liarnya punya efek sedatif atau penenang yang tinggi sehingga ada yang bilang ini tembakau menyerupai ganja," lanjut dr Andri.

Baca juga: Mengenal AB-CHMINACA, Senyawa Mirip Ganja dalam Tembakau Gorilla

Ketika mengonsumsi tembakau gorilla seseorang bisa alami halusinasi, euforia luar biasa, dan juga rasa tenang. Efek ini akan bertahan dalam hitungan jam tapi bisa juga hingga seharian penuh.

Menurut dr Andri perbedaan efek dan lamanya durasi dari tembakau gorilla ini terjadi karena penyerapan zat oleh tubuh tiap individu juga berbeda-beda. Satu hal yang dikhawatirkan adalah adanya efek samping menetap bila terus dikonsumsi dalam jangka panjang.

"Selain efek berbeda tadi misal kalau halusinasi dia bisa membuat masalah terkait halusinasinya, kita takut itu nanti menetap. Ada beberapa kasus pasien kita temukan sekali mencoba saja gejalanya bisa menetap sampai berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Kalau tidak diobati nanti akan menimbulkan masalah," papar dr Andri.

Terkait kandungan ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam waktu dekat akan memasukkannya ke dalam zat yang perlu diatur dalam UU Narkotika.

Nama lain dari tembakau Gorilla adalah Sun Go Kong, Natareja, Hanoman, dan banyak lagi lainnya. Kepala Humas BNN Kombes Slamet Pribadi menyebut penggunaan nama lain itu merupakan taktik pemasaran yang dilakukan para sindikat. Dalam bahasa awamnya, tembakau Gorilla bisa disebut pula sebagai ganja sintetis.

Baca juga: Banyak Disalahgunakan, Efek Tembakau Cap Gorilla Disebut Mirip Ganja

Video penjelasan tentang tembaku gorila bisa disimak di sini:


(vit/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit