detikhealthxx

'Kecanduan' Makanan Kemasan, Waspada Risiko Kegemukan Meningkat

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 11/01/2017 17:05 WIB
Kecanduan Makanan Kemasan, Waspada Risiko Kegemukan MeningkatFoto: Getty Images
Jakarta, Dengan alasan sibuk dan tak sempat masak, tak sedikit orang yang kemudian jadi 'kecanduan' makanan kemasan. Hati-hati, berat badan naik jadi salah satu risikonya.

Nutrisionis dari Cyrex Laboratories, Chad Larson, menyebutkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan kemasan merupakan salah satu hal yang sebaiknya dihindari ketika Anda tengah berupaya menurunkan berat badan.

"Salah jika Anda berpikir makanan kemasan praktis dan bisa membantu menurunkan berat badan. Diet yang kurang tepat justru bisa berujung pada kegemukan," tutur Larson.

Makanan kemasan kini memang populer karena dianggap praktis, namun mnenurut Larson jika dikonsumsi dalam jangka panjang asupan ini justru bisa membuat berat badan naik karena kemungkinan kalorinya terlalu tinggi.

Baca juga: Ingin Bau Badan Tercium Lebih Seksi? Coba Deh Diet Ini

Bahan-bahan tambahan seperti penyedap atau pewarna makanan juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lainnya. Oleh sebab itu, Larson menganjurkan Anda sebaiknya selalu menyempatkan diri untuk memasak.

"Studi menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa makan makanan rumah, cenderung mengonsumsi nutrisi yang lebih sehat dari buah-buahan dan sayuran segar, biji-bijian, dan sumber protein tanpa lemak," imbuh Larson.

Makan di luar rumah alias di restoran terlalu sering disampaikan oleh Larson juga kurang baik bagi kesehatan. Alasannya, porsi makanan di restoran seringkali terlalu besar dan kemungkinan besar memiliki bahan tambahan yang mungkin tak baik bagi kesehatan.

"Sebagai contoh, ketika Anda memesan sup sayuran, Anda tak benar-benar tahu berapa banyak penyedap rasa yang ditambahkan, atau mungkin berapa banyak garam yang digunakan," pesan Larson.

Ia menegaskan, memasak di rumah pada dasarnya memberikan Anda kontrol yang lebih besar atas makanan yang Anda makan. Dengan begitu, Anda juga bisa lebih memahami dan memilih bahan-bahan apa saja yang Anda tambahkan dan konsumsi.

Baca juga: Survei Temukan Anak Terlalu Banyak Konsumsi Gula Saat Sarapan(ajg/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close