detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan
Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi

Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
https://pranikah.org/
Artikel 18+

Menghadapi Istri yang Memiliki Gairah Seks Tinggi

Suherni Sulaeman - detikHealth
Rabu, 25/01/2017 17:15 WIB
Menghadapi Istri yang Memiliki Gairah Seks TinggiFoto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Mbak, saya ingin bertanya. Pertanyaan saya ialah istri saya sering mengajak hubungan seksual tiap hari. Dia mempunyai libido yang besar, bagaimana cara yang baik memberitahukan dia agar jangan terlalu berlebihan tiap hari. Saya juga termasuk berlibido besar. Namun saya tidak mau terlalu berlebihan. Kadang kalau tidak dituruti istri kecewa. Dan istri juga suka melakukan oral pada Mr P. Apa itu aman? Istri usia 24. Terimakasih Mbak.

Indra (Pria, 25 tahun)

Jawaban

Dear Pak Indra,

Dorongan seks yang berbeda antara pasangan memang bisa menjadi hal yang biasa muncul dalam hubungan. Untuk bisa memahami bahwa akan ada kekecewaan pasangan jika Anda menolak hanya menunjukkan betapa Anda menyayangi pasangan Anda.

Sayangnya, saya tidak memiliki cukup informasi mengenai kebutuhan seks dari pasangan Anda, untuk memberikan masukan apa yang bisa Anda sampaikan kepada pasangan. Misalnya, dalam setiap harinya apakah kebutuhan seks ini terjadi beberapa kali? Atau hanya sekali saja namun bersifat rutin setiap harinya? Apakah setiap kali ia stres atau cemas, ia kemudian akan mencari pemuasan seksual? Apakah ia mengalami kesulitan dalam mengontrol dorongan seksual-nya? Apakah kebutuhan seks-nya bisa mengganggu kegiatan ia sehari-hari?. Jika kebanyakan jawaban dari pertanyaan ini adalah 'iya', ada kemungkinan adanya masalah gangguan seksual pada pasangan, yang untuk mengkonfirmasinya tentu saja dibutuhkan informasi-informasi lainnya. Jika ini yang terjadi, tentu saja cara menyampaikannya dan kebutuhannya berbeda.

Yang paling memungkinkan untuk Anda sampaikan adalah menyatakan bahwa Anda merasa senang bahwa pasangan memiliki ketertarikan kepada Anda, dan Anda juga tertarik kepada dirinya. Jelaskan bahwa dorongan seks Anda tidak sebesar dorongan istri kepada Anda, sehingga Anda tidak bisa selalu memenuhi kebutuhan pasangan. Pastikan Anda juga memang siap mengakui ini kepada pasangan. Bagaimanapun pada kenyataannya memang kebutuhan pasangan ternyata lebih besar daripada Anda.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah mendorong pasangan untuk melakukan hal-hal yang dapat menghabiskan energinya seperti berenang, berlari, atau hal lainnya sebagai cara menyalurkan energi akan kebutuhannya akan seks. Hal lain yang bisa dilakukan juga menemukan hobi yang ia sukai.

Selain itu, perkuat kedekatan emosional Anda dengan pasangan. Beberapa orang yang memiliki dorongan seks berlebihan menggunakan seks sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada pasangan secara emosional. Jika ini yang diinginkan oleh pasangan, maka cari hal lain yang bisa dilakukan oleh Anda berdua yang dapat mendekatkan, selain seks.

Terkait pertanyaan Anda mengenai keamanan melakukan oral seks, sebenarnya seks yang aman adalah seks yang bisa dinikmati oleh kedua pasangan. Jika Anda merasa cara yang dilakukan oleh pasangan membuat Anda tidak nyaman, sampaikan kepada pasangan dan komunikasikan bagaimana cara yang Anda inginkan. Misalnya, Anda lebih nyaman ketika pasagan mengulum secara perlahan, bukan overstimulasi berlebihan.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
https://pranikah.org/(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close