detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan
Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi

Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
https://pranikah.org/
Artikel 18+

Mengendalikan Libido Pria Lajang

Suherni Sulaeman - detikHealth
Senin, 30/01/2017 17:52 WIB
Mengendalikan Libido Pria LajangFoto: Thinkstock
Jakarta, Mbak, kami sudah pacaran satu setengah tahun belakangan ini. Ketika kencan pacar saya selalu mengajak melakukan hubungan seks. Katanya dia selalu terangsang dan berfantasi melakukan seks dengan saya.

Saya sudah bilang kalau kami boleh melakukan seks kalau sudah menikah. Bagaimana agar saya bisa membantu pacar saya mengendalikan hasratnya Mbak? Apakah dia termasuk pria yang jahat Mbak karena menginginkan seks saat pacaran?

Sampai saat ini kami belum melakukannya dan dia bilang dia akan berusaha menahan hasratnya sampai kami menikah. Dia juga minta maaf karena pernah saya marahi ketika ingin minta itu. Terimakasih Mbak.

Vita (Wanita, 26 tahun)

Jawaban

Dear Vita,

Dorongan seksual yang besar pada usia 20-an memang merupakan suatu hal yang wajar, apalagi pada kasus pacar, ia memiliki stimulus seksual aktif yaitu Anda. Apakah ketika menginginkan seks saat pacaran berarti ia jahat? Belum tentu. Bisa saja ini adalah bentuk keterbukaan ia terhadap Anda akan kebutuhannya. Sampai saat ini pun ia masih menunjukkan perilaku yang menghargai keputusan Anda, bukan?

Jadi, yang jahat itu yang seperti apa? Yang jahat adalah ketika ia memaksakan Anda untuk melakukan hubungan seksual, apalagi dengan adanya paksaan atau ancaman. Misalnya, meminta untuk berhubungan seksual sebagai tanda bukti cinta, kalau tidak diberikan maka Anda akan ditinggalkan atau didiamkan, dsb. Jika pada nantinya ini yang dilakukan oleh pasangan, baru pikirkan ulang deh, apakah ia betul pasangan yang baik buat Anda?

Sebagai pasangan, Anda memang bisa membantu ia untuk mengelola kebutuhannya. Pertama, membantu pasangan untuk mengenali dan menjauhi hal-hal yang dapat meningkatkan dorongan seksual. Misalnya, dorongan seksual biasanya semakin tinggi ketika rangsangan ada dalam jangkauan. Berhubung Anda adalah salah satu stimulus yang dapat merangsangnya, kurangi kegiatan yang bisa membuat Anda hanya berduaan saja. Kalaupun ingin berduaan, lakukan kegiatan yang bisa dilakukan di tempat umum. Ingatkan untuk mengurangi nonton film/melihat konten dewasa, karena itu akan semakin membuatnya semakin terpapar dengan

Hal lain yang bisa dilakukan juga adalah mencari alternatif kegiatan pacaran lain, seperti berpetualang berkunjung ke museum, open trip bersama banyak orang untuk naik gunung atau lomba lari, dsb. Anda berdua juga bisa melakukan kegiatan olahraga bersama secara rutin. Olahraga dapat meningkatkan endorphin yang menimbulkan perasaan senang dan mengurangi depresi. Kenapa jadi penting? Orang yang punya kebutuhan seksual juga bisa mengalami depresi ketika kebutuhannya tidak tersalurkan.

Menunda hubungan seks sebelum menikah adalah tanda bahwa Anda berdua saling menghargai kesucian tubuh masing-masing, mampu bersabar dan menahan diri. Hal-hal ini bisa menjadi fondasi hubungan yang kuat nantinya. Namun, jika dorongan pasangan terlalu besar, sebaiknya konsultasikan kepada profesional ya. Barangkali ada hal lain yang perlu dilakukan secara spesifik untuk mengelola kebutuhannya. Selamat berpacaran sehat.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
https://pranikah.org/(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit