detikhealth

4 Cara untuk Hentikan Kebiasaan Ngedot si Kecil

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 08/02/2017 10:05 WIB
Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5 Next »
4 Cara untuk Hentikan Kebiasaan Ngedot si Kecil 1 Foto: thinkstock
Jakarta - Usia anak sudah 7 tahun, tapi dia masih saja ngedot. Kondisi ini pastinya bisa bikin Ayah dan Ibu jengkel.

Nah, ini salah satunya dialami salah satu pembaca detikHealth bernama Mala. Ia menceritakan putrinya yang kini berumur 7 tahun masih saja ngedot. Meskipun, si anak sebetulnya malu ketika ia terpergok ngedot oleh orang lain.

"Saya sudah mengurangi frekuensi ngedotnya. Nggak setiap hari juga. Tapi kadang ya masih minta susu, tapi di dot. Walau kadang mau minum di gelas. Dulu pas sebelum masuk SD, dia janji mau berhenti ngedot tapi sekarang masih juga ngedot," tutur Mala.

Terkait hal ini, psikolog anak dan keluarga dari Tiga Generasi, Anna Surti Ariani MPsi, Psikolog atau akrab disapa Nina mengatakan, dalam menghentikan kebiasaan ngedot anak, konsistensi dan ketegasan dari orang tua merupakan kunci.

"Selama kita tegas dan konsisten pemakaian dot bisa kok dikurangi dan dihentikan. Hanya, memang biasanya orang tua takut saat anaknya ngamuk. Padahal, (kalau dibiarkan) nanti kalau anaknya sudah makin besar, makin sulit ditangani. Nah, mumpung usia anak masih 7 tahun, mau ngamuk atau kenapa, tetap dot nggak dikasih. Kesepakatan dengan anak penting supaya kita bisa lakukan itu dengan benar-benar dan nggak ada negosiasi lagi," terang Nina.

Kepada detikHealth, berikut beberapa cara yang dianjurkan Nina untuk dilakukan orang tua agar anak tak lagi ngedot:


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit