detikhealth

Cinemathoscope

Perfume, The Story of A Murderer: Obsesi Seorang Pembuat Parfum

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 17/02/2017 17:39 WIB
Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 4 Next »
Perfume, The Story of A Murderer: Obsesi Seorang Pembuat Parfum 1 Foto: YouTube
Jakarta - Namanya Jean-Baptiste Grenouille. Ia lahir dari seorang penjual ikan yang tak menginginkannya, tepat di bawah lapaknya berjualan. Awalnya sang ibu akan membuangnya bersama kotoran ikan lainnya, tetapi karena menangis kencang, orang-orang kemudian mengetahui keberadaannya.

Karena ditemukan di kolong meja, sang ibu pun dituduh mencoba membunuh buah hatinya sendiri. Ibunya lantas mendapat hukuman gantung karena perbuatannya, dan Grenouille dititipkan di panti asuhan.

Di usia lima taun, Grenouille belum bisa bicara, namun ia memiliki kemampuan unik yang membuatnya berbeda dari anak-anak seusianya. Ia memiliki indera penciuman yang sangat tajam, bahkan ia seolah-olah bisa mencium aroma angin dan sebatang kayu atau bebatuan yang hangat, atau air yang dingin dan mencium apapun yang ada di dalam air, semisal katak.

Pada usia 13 tahun, ia dijual di pabrik penyamakan kulit dan bertahan meski bekerja 15-16 jam di musim apapun. Hingga suatu ketika, Grenouille dewasa diajak majikannya ke kota Paris untuk mengirim barang, dan untuk pertama kalinya ia berhasil melihat dunia luar.

Ia tidak membedakan bau menjadi bau harum dan bau busuk saja, tetapi semua bau memperkaya pengalaman aroma yang dimilikinya. Saat menunggu majikannya mengantar kulit buatan mereka, Grenouille tak sengaja mencium aroma yang begitu wangi. Ternyata di seberang gang tempatnya mengantar kulit, ada sebuah toko parfum. Ia menghabiskan waktu berjam-jam di depan toko itu.

Tetapi kemudian perhatiannya teralihkan pada aroma seorang gadis. Karena penasaran, Grenouille terus mengikutinya dan mengendusnya hingga sang gadis menyadari keberadaan pria ini. Tentu saja gadis ini terkejut. Gadis yang ternyata penjual jeruk itu pun sempat menawarinya sesuatu, tetapi Grenouille malah meraih tangannya dan menciumnya dalam-dalam. Karena ketakutan, gadis ini pun berlari menjauh.
Perfume, The Story of A Murderer: Obsesi Seorang Pembuat ParfumFoto: YouTube

Akan tetapi hanya dengan mengikuti aromanya saja, Grenouille sudah bisa menemukan keberadaan gadis ini. Diam-diam Grenouille mendekatinya lagi dan mengendusnya. Begitu ketahuan, gadis ini pun berteriak sekuat tenaga tetapi ia kalah oleh kekuatan tangan Grenouille yang membekap mulutnya hingga menghembuskan napas terakhirnya.

Untuk pertama kalinya Grenouille membunuh orang? Apa yang ia lakukan selanjutnya?


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close