detikhealth

Warga Bandung Sarapan Sehat di Markas Tentara

Baban Gandapurnama - detikHealth
Minggu, 05/03/2017 13:05 WIB
Warga Bandung Sarapan Sehat di Markas TentaraFoto: Baban/detikHealth
Bandung, Ribuan warga Kota Bandung kompak mengangkat gelas kertas berisi serbuk sereal bergizi di tangannya masing-masing, lalu serempak meminumnya. Kehadiran warga berkaus kuning terdiri ragam usia itu untuk berpartisipasi dalam kegiatan sarapan sehat.

Acara kampanye nasional bertajuk 'Sarapan Sehat Sebelum Jam 9' yang diprakarsai Energen Mayora Nutrition ini digelar di markas tentara atau tepatnya area Lapangan Perhubungan Daerah Militer (Hubdam) III/Siliwangi di kawasan Tegalega, Jalan Mochamad Toha, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (5/3/2017). Kegiatan perayaan 'Pekan Sarapan Nasional 2017' tersebut didukung sejumlah pihak antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia, dan Pemkot Bandung.

"Melalui kampanye nasional ini, harapan kita semua masyarakat menjadi sadar pentingnya sarapan sehat sebelum jam sembilan pagi," ucap Goesnawan, Marketing Direktur PT Mayora Indah selaku produsen Energen, saat memberikan keterangan di lokasi acara.

Dia menjelaskan, event serupa sudah berlangsung sejak 2015 silam. Menjejaki 2017, pihaknya tetap berkomitmen dan konsisten menggulirkan kampanye sarapan sehat bagi masyarakat Indonesia di 28 kota dengan jumlah peserta sekitar 200 orang, dari Sabang hingga Merauke.

"Kita bertujuan mengedukasi dan mengajak masyarakat Indonesia melakukan upaya yang baik dengan memerhatikan gizi sarapan. Sehingga kebiasaan sarapan sehat dapat membangun generasi yang sehat, cerdas dan aktif," tutur Goesnawan.

Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Hardinsyah mengingatkan kepada masyarakat, terutama anak usia dini, soal pentingnya membiasakan sarapan sebelum malakoni aktivitas. Diharapkan sarapan sehat diterapkan di setiap lingkungan keluarga dan menjadi gaya hidup setiap pagi.

"Kita senang, pemerintah dan dunia usaha mau berpartisipasi mengembangkan dan mengedukasi pentingnya sarapan sehat," ujar Hardinsyah.

Warga Bandung Sarapan Sehat di Markas TentaraFoto: Baban/detikHealth


Baca juga: Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Sengaja Tak Sarapan

Lebih lanjut dia menerangkan, kampanye 'Sarapan Sehat Sebelum Jam 9' ini merupakan upaya mendukung Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang yang pada pesan ke-6 berupa 'Biasakan Sarapan'. Tentu saja, sambung Hardinsyah, sarapan sehat harus memerhatikan keseimbangan serta komposisi gizi yang tepat dan aman

"Sarapan sehat itu ada makanan dan minumannya. Komposisi sarapan sehat harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral serta air yang dapat memenuhi seperempat kebutuhan gizi harian," kata Hardinsyah.

Perwakilan IDI, Ulul Albab, mengapresiasi kegiatan kampanye sarapan sehat. Dia berharap edukasi dan informasi soal sarapan sehat terus dilakukan kepada masyarakat luas.

"Biasakan sarapan. Sarapan sehat harus dengan komposisi yang benar yaitu mengandung zat gizi yang cukup sehingga dapat memberikan energi," ucap Ulul.

Pemkot Bandung mendukung penuh gerakan 'Sarapan Sehat Sebelum Jam 9' yang diusung Energen. Sekadar diketahui, pada 2015 lalu Kota Bandung meraih penghargaan Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI.

"Untuk mencapai kualitas masyarakat sehat, maka perlu nutrisi yang sehat," kata Sekda Kota Bandung Yossi Irianto.

Dalam kampanye sarapan sehat di Lapangan Hubdam III/Siliwangi, masyarakat Kota Bandung datang berbondong-bondong. Kalangan anak-anak dan dewasa hingga lansia berbaur untuk menyantap sarapan sehat serta kegiatan lainnya seperti jalan sehat dan senam. Even ini dimeriahkan pentas musik yang menampilkan penyanyi Anji, eks band Drive, serta acara hiburan lainnya.

Baca juga: Ingin Punya Tubuh Ramping? Rajin-rajinlah Bangun Pagi (bbn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit