detikhealth

Payudara Kecil Berarti Produksi ASI Sedikit? Dokter: Itu Mitos

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Minggu, 19/03/2017 15:04 WIB
Payudara Kecil Berarti Produksi ASI Sedikit? Dokter: Itu MitosFoto: thinkstock
Jakarta, Mitos seputar air susu ibu (ASI) dan menyusui masih menghantui ibu-ibu baru. Salah satunya adalah ukuran payudara ibu yang konon berpengaruh terhadap produksi ASI.

dr Margareta Komalasari, SpA dari Brawijaya Women and Children Hospital mengatakan masih ada ibu baru yang takut produksi ASI-nya sedikit karena memiliki payudara kecil. Padahal menurutnya anggapan tersebut sama sekali tidak benar.

"Itu mitos. Tidak ada hubungan antara ukuran payudara dengan banyak atau tidaknya produksi ASI," tutur dr Atha, begitu ia akrab disapa, dalam seminar Mothercare Parenting Club di Plaza Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

dr Atha menjelaskan baik ibu dengan payudara kecil maupun ibu dengan payudara besar sama-sama bisa menghasilkan ASI yang banyak dan berlimpah. Syaratnya, ibu harus bebas stres, mendapat asupan nutrisi yang baik dan selalu didukung oleh lingkungan sekitar, baik itu suami, orang tua maupun teman dan rekan kerja.

Saat menyusui, hormon prolaktin memegang peranan penting dalam produksi ASI. Prolaktin dikatakan dr Atha bisa juga dibilang sebagai pabrik ASI. Tapi prolaktin tidak bisa bekerja sendiri. Ia juga harus didukung oleh hormon oksitosin.

"Oksitosin ini yang disebut sebagai love hormone. Jadi kalau oksitosin tinggi, ibunya gembira, nggak stres, nggak sakit, nggak capek, suaminya mendukung, nah ini yang bisa membuat produksi ASI-nya banyak," tambah dr Atha lagi.

Baca juga: Penyebab ASI Menggumpal pada Ibu Menyusui

Untuk itu, persiapan menyusui harus dilakukan sejak sebelum melahirkan. Caranya bisa dengan membaca informasi dari sumber terpercaya, dukungan orang terdekat hingga menghubungi konselor menyusui jika membutuhkan.

"Memang awal-awalnya capek. Makanya psikologis kita harus disiapkan. Tapi menyusui ASI eksklusif sampai 6 bulan, manfaatnya setimpal. Anak jadi jarang sakit dan jadi jarang ke dokter kan," tutupnya.

Baca juga: Ibu Alami Mastitis, Haruskah Berhenti Menyusui Sementara? (mrs/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit