detikhealth

Sperma Dimodifikasi untuk Memasukkan Obat ke Organ Reproduksi Wanita

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 12/04/2017 17:38 WIB
Sperma Dimodifikasi untuk Memasukkan Obat ke Organ Reproduksi WanitaFoto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Kelak sperma tak lagi berperan penting dalam proses 'baby-making' alias membuat bayi saja. Peneliti berupaya memanfaatkan sperma untuk membunuh sel-sel kanker.

Adalah sekelompok peneliti dari Institute for Integrative Nanosciences, Dresden, Jerman yang menemukan gagasan tak biasa ini.

Mereka mengklaim menemukan cara untuk mengubah sel sperma menjadi semacam 'senjata misil' yang dapat diarahkan ke dalam organ reproduksi wanita. Metode ini diharapkan dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit pada organ reproduksi wanita, seperti kanker serviks, endometriosis, penyakit peradangan panggul, dan lain-lain.

Pertama-tama, peneliti merendam sel-sel sperma itu ke dalam cairan yang berisi obat antikanker. Setelahnya, dipasangi semacam harness atau pengaman yang terbuat dari besi tetapi sifatnya fleksibel.

Dengan begitu, peneliti dapat mengendalikan tabung tersebut menggunakan magnet dan mengarahkannya ke target ketika mereka sudah berada di dalam tubuh.

Begitu masuk ke dalam tubuh, tabung tadi akan pecah dengan sendirinya jika sel sperma membentur sesuatu yang keras, semisal tumor, lalu mendorong sperma agar bisa 'menyerbu' langsung ke tumor tersebut dan membunuhnya.

Baca juga: Makan Taoge Bikin Sperma Tokcer, Benar Tidak Ya?

Sejauh ini peneliti baru mengujicobakannya di dalam laboratorium. Untuk keperluan ini, peneliti menggunakan sperma sapi yang ukurannya mirip dengan sperma manusia. Mereka mengisi sperma ini dengan obat kemoterapi standar yang disebut Doxorubicin dan dipasangi harness.

Lewat percobaan ini, peneliti mengaku dapat mengendalikan sperma tersebut ke tumor secara langsung dan melumpuhkan model kanker yang mereka buat.

Diakui peneliti, harness itu memang memperlambat laju sperma hingga 43 persen, tetapi keberadaannya tidak mengganggu kemampuan sperma untuk 'mengirimkan' obat antikanker ke dalam sel-sel kanker.

Kendati demikian, peneliti meyakini metode ini bisa menjadi strategi baru untuk membunuh sel-sel kanker dalam tubuh, termasuk mengurangi efek samping sistemik yang biasanya terjadi pada pengobatan kanker pada umumnya.

"Sistem sperma hibrid ini bisa jadi masa depan dari diagnosis dan pengobatan kanker," tutur salah satu peneliti Mariana Medina-Sanchez seperti dilaporkan MIT Technology Review.

Baca juga: Sperma Punya Rentetan Fakta Menarik, Simak Yuk(lll/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit