detikhealth

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memberikan Smartphone Pada Anak

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 13/04/2017 10:06 WIB
Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memberikan Smartphone Pada AnakFoto: GettyImages/Matthew Lloyd
Jakarta, Anak yang beranjak besar pastinya sudah mulai meminta smartphone pada orang tuanya. Kata-kata seperti "Bun, aku mau smartphone baru dong kayak teman-teman aku," tentunya membuat orang tua berpikir untuk memberikan smartphone pada anak.

Diana Gaber, salah satu pendiri CyberWise.org, lembaga pembelajaran digital untuk anak, orang tua dan pendidik, mengatakan sebelum anak diberikan smartphone, orang tua harus yakin anak sudah siap. Sebabnya ketika anak diberi smartphone, seluruh akses informasi baik dan buruk ada di genggaman anak.

"Anda tidak bisa memberikan smartphone dan berharap anak hanya akan menggunakannya untuk menelepon. Seluruh dunia akan ada di genggaman anak, dan tidak semua informasi yang ada cocok untuk ia konsumsi," tutur Gaber, dikutip dari CNN.

Baca juga: Trik Shahnaz Haque Cegah Anak Kecanduan Gadget

Gaber merupakan salah satu pengajar pengenalan dunia digital pada anak SD di Aliso Viejo, California. Berdasarkan pengalamannya, sering kali orang tua tidak menyadari betapa memberikan smartphone pada anak merupakan keputusan besar yang harus didiskusikan secara matang.

Dikatakan Gaber, memberikan smartphone pada anak dapat mengubah hidupnya. Lori Cunningham, pemilik blog The Well Connected Mom, mengatakan salah satu yang menjadi perhatian adalah kesiapan anak memiliki smartphone.

Dikatakan Cunningham, smartphone berisi banyak informasi pribadi pemiliknya. Sehingga orang tua harus memastikan anak bertanggungjawab terhadap smartphone miliknya untuk menghindari risiko informasi pribadi diketahui oleh orang tidak dikenal.

"Anak mungkin hanya memiliki beberapa benda personal seperti dompet atau tas. Nah, keberadaan smartphone sama pentingnya dengan dua hal tersebut," paparnya.

Ketika anak sudah mendapat pemahaman soal pentingnya data pribadi yang ada di smartphone, tahap selanjutnya adalah mengenalkan etika menggunakan media sosial dan internet. Jangan sampai media sosial dan internet yang digunakan anak malah membuatnya terpapar informasi negatif.

Terakhir adalah pengawasan oleh orang tua. Anak yang beranjak remaja mungkin kurang suka jika kegiatan mereka 'dipantau' oleh orang tua. Namun Anda bisa melakukannya dengan cara-cara yang membuatnya tidak merasa diatur atau diawasi berlebihan.

"Ada hal-hal yang anak tidak tahu, dan orang tua harus jadi tempat di mana anak mencari tahu soal informasi itu. Jadi ketika anak terpapar informasi yang belum sesuai untuk ia konsumsi, orang tua bisa menjelaskan dengan baik," tuturnya.

Baca juga: Perhatikan Dulu Hal Ini Sebelum Upload Foto Anak di Medsos

(mrs/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit