detikhealth

Kisah Sedih di Balik Foto Viral Anak dengan Kanker Tidur di Lantai

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Sabtu, 15/04/2017 17:07 WIB
Kisah Sedih di Balik Foto Viral Anak dengan Kanker Tidur di LantaiFoto: Facebook
Jakarta, Ada kisah sedih di balik foto kolase ini. Ya, kisah yang menggambarkan apa yang terjadi pada si anak yang meringkuk di foto tersebut dan membuat foto itu menjadi viral.

Bocah dalam foto itu adalah Nolan yang usianya 4 tahun. Nolan didiagnosis rhabdomyosarcoma, jenis kanker langka yang mengenai jaringan lunaknya. Sayang, setelah bertahun-tahun menjalani pengobatan, Nolan meninggal dunia pada 4 Februari lalu. Sang ibu, Ruth Scully lantas mengunggah foto-foto terakhir putranya.

Dalam sebuah foto kolase, terdapat satu foto di mana Nolan meringkuk di atas bathmat dengan menggunakan bantal di kepalanya. Di foto lain, masih ada bathmat tersebut tapi bedanya, tak ada lagi bantal dan si kecil Nolan dengan kepala plontos yang meringkuk di sana. Ya, foto di sebelah kanan diambil setelah Nolan meninggal dunia. Scully mengatakan kala itu Nolan tidak mau jauh dari sisi sang ibu.

"Sampai saya mandi pun dia menunggui saya. Tapi kini, justru saya yang takut mandi. Hanya ada bathmat yang kosong di mana pernah ada seorang anak laki-laki yang sempurna dan berbaring di sana hanya untuk menunggu ibunya mandi," kata Scully dalam keterangan foto yang diunggah ke akun Facebook-nya itu.

Sejak diunggah pada 5 April lalu, foto Nolan sudah dibagikan lebih dari 629 ribu kali. Lebih dari 153 ribu komentar juga disampaikan netizen. Kebanyakan dari mereka mengucapkan duka cita dan memberi semangat pada Scully. Ada pula yang membagikan kisahnya di mana buah hatinya juga terkena kanker.

Kepada CNN, Scully mengatakan setiap orang pernah mengalami anak-anak mereka berbaring di lantai. Sehingga, menurut Scully itulah mengapa cukup banyak orang yang merasa dekat dengan foto seperti itu. Bahkan saat foto ini viral, Scully merasa bahwa memang inilah yang diinginkan Nolan.

Baca juga: Cute! Potret 3 Survivor Kanker Anak Selama 4 Tahun Berturut-turut

Sudah setahun lebih Nolan menjalani pengobatan. Meskipun tumornya dinyatakan bersih, ternyata ditemukan bahwa sel kankernya sudah menyebar ke paru-paru. Setelah Nolan menjalani pengobatan, Scully berusaha memberi perawatan paliatif untuk membuat Nolan nyaman. Bahkan, kala itu Nolan terlihat amat optimis.

"Orang-orang tidak akan ada yang sedih di pemakaman saya nanti," kata Scully menirukan ucapan Nolan kala itu. Bahkan, ketika di RS, meski Nolan juga merasa kesakitan, ia tak segan menghampiri anak lain yang menangis atau ketakutan ketika diterapi supaya Nolan bisa menenangkan mereka.

Scully menceritakan 36 jam terakhirnya bersama Nolan menjadi waktu yang amat membahagiakan. Mereka bermain, menonton Youtube, dan tertawa sesering mereka bisa. Tapi, saat itu setelah Scully mandi, dia melihat tim medis sedang menangani Nolan yang kemudian dinyatakan koma karena paru-parunya kolaps.

"Saat itu dia membuka matanya dan mengatakan 'I love you mommy'. Tidak lama kemudian dia meninggal dan saya menyanyikan lagu 'You are my sunshine' untuknya," kata Scully.

Dari apa yang dialaminya, Scully berharap bahwa ada pengobatan untuk rhabdomyosarcoma. Ia mengatakan Nolan menunjukkan ke semua orang bagaimana seharusnya anak yang sakit kanker ditangani dan bagaimana Anda bisa peduli dengan mereka.

Baca juga: Ketika Orang-orang Berfoto demi Bantu Anak dengan Kanker Langka(rdn/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit