detikhealth

Benarkah Hubungan Pertemanan Bisa Mengubah Siklus Menstruasi?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 16/04/2017 14:04 WIB
Benarkah Hubungan Pertemanan Bisa Mengubah Siklus Menstruasi?Foto: thinkstock
Jakarta, Pernahkah mengalami, punya teman dekat yang sama-sama perempuan lalu siklus menstruasi perlahan saling menyesuaikan? Jika iya, maka ada fakta ilmiah di balik fenomena unik ini.

Tahun 1971, sebuah penelitian menyebut bahwa teman dekat atau bahkan teman sekamar bisa mengubah siklus menstruasi. Perlahan-lahan, jadwal menstruasi mereka makin berdekatan dan bahkan lama-lama jadi sama. Penelitian ini dilakukan pada sejumlah mahasiswi.

Salah satu hipotesis yang mendasari temuan tersebut adalah bahwa perempuan melepaskan feromon, yakni zat kimia yang berfungsi juga sebagai daya tarik terhadap lawan jenis. Paparan feromon yang terus menerus dari teman dekat mengubah siklus hormonal, sehingga jadwal menstruasi berubah.

Namun penelitian tersebut menuai kritik terkait metode statistik yang digunakan. Beberapa penelitian berikutnya gagal memberikan hasil yang sama, sehingga kebenarannya semakin dipertanyakan.

Baca juga: Ingin Tetap Bercinta Saat Menstruasi? Perhatikan Hal-hal Ini

Terbaru, para peneliti dari University of Oxford bekerja sama dengan aplikasi pelacak sikus menstruasi Clue mengungkap temuan yang berseberangan. Mereka menganalisis siklus menstruasi dari 1.500 perempuan, lalu membanding-bandingkannya menurut jenis hubungan kedekatan. Misalnya teman dekat, saudara kandung, teman sekamar, serta ibu dan anak.

Setelah mengamati sekurang-kurangnya tiga siklus menstruasi pada tiap pasangan, para ilmuwan mendapati bahwa 273 pasangan mengalami divergensi. Artinya, siklus menstruasi mereka masing-masing berubah makin menjauh. Hanya 79 pasangan yang siklusnya berubah menjadi makin berdekatan.

"Dan tinggal bersama tidak meningkatkan kemungkinan penyesuaian siklus," tulis Clue dalam kesimpulannya, seperti dikutip dari Livescience.

Mengapa tidak boleh bercinta saat sedang menstruasi? Simak videonya di sini:




Baca juga: Kalau Nyeri Haid-nya Seperti Ini, Ada Baiknya Anda Cek ke Dokter(up/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close