detikhealth
Artikel 18+

Ini Sebabnya Risiko Vaginosis Meningkat Saat Bercinta Tanpa Kondom

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 17/04/2017 10:33 WIB
Ini Sebabnya Risiko Vaginosis Meningkat Saat Bercinta Tanpa KondomFoto: thinkstock
Jakarta, Kondom tidak hanya berfungsi mencegah penularan kuman-kuman patogen atau penyebab penyakit. Alat kontrasepsi sekaligus proteksi tersebut berfungsi juga untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam organ intim perempuan.

Sebuah penelitian di Melbourne Sexual Health Center di Australia mengungkap fungsi lain dari kondom tersebut. Para ilmuwan menyebut, risiko infeksi bacterial vaginosis meningkat pada hubungan seks tanpa kondom karena keseimbangan mikroba di organ intim terganggu.

Pada perempuan yang melakukan hubungan seks tanpa kondom, populasi dua strain bakteri yakni Gardnerella vaginalis dan Lactobacillus iners didapati lebih tinggi dibandingkan angka normalnya. Keduanya merupakan jenis bakteri yang berhubungan dengan bacterial vaginosis.

Baca juga: Wah, Kondom Pintar Ini Bisa Menilai Performa Bercinta

Namun menurut para ilmuwan, risiko ketidakseimbangan mikroba dalam organ intin perempuan hanya terjadi ketika berhubungan seks dengan partner baru. Pada hubungan jangka panjang, terjadi proses adaptasi yang bisa mencegah infeksi akibat pertukaran mikroba saat berhubungan seks.

"Ada sekitar 100 juta bakteri tiap mililiter cairan vagina, dan 10 juta bakteri tiap mililiter cairan ejakulat (dari organ reproduksi laki-laki)," kata Larry Forney dari University of Idaho, dikutip dari Newscientist.

Dari berbagai jenis bakteri di organ intim perempuan, Lactobacillus termasuk yang dominan. Jenis L. crispatus disebut-sebut paling berperan menjaga pH atau kadar keasaman, sehingga turut mencegah terjadinya infeksi kuman patogen.

Baca juga: Ingin Tetap Bercinta Saat Menstruasi? Perhatikan Hal-hal Ini (up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit