detikhealth

Konsultasi Laktasi
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC

Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat

Bayi 4 Bulan Enggan Disusui, Apa Sebabnya?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Sabtu, 22/04/2017 08:12 WIB
Bayi 4 Bulan Enggan Disusui, Apa Sebabnya?Foto: ilustrasi bayi/thinkstock
Jakarta, Halo, selamat pagi Dok. Saya ingin bertanya. Saya ibu muda yang baru memiliki anak berumur empat bulan. Akhir-akhir ini anak saya enggan disusui. Saya tidak tahu apa penyebabnya, jika pun mau, anak saya hanya mengonsumsi ASI (air susu ibu) sedikit Dok.

Sebagai ibu saya sangat khawatir. Yang ingin saya tanyakan adalah apa penyebab anak saya enggan disusui Dok? Bagaimana cara agar anak mau disusui kembali? Terimakasih banyak Dok.

Sabila (Perempuan, 23 tahun)

Jawaban

Selamat pagi Ibu Sabila, terimakasih atas pertanyaannya. Bayi yang menolak menetek dapat disebabkan oleh banyak hal, yang paling sering adalah penggunaan dot atau empeng. Penggunaan dot atau empeng dapat mengubah pola hisapan bayi sehingga bayi cenderung menetek di puting dan tidak dapat mengosongkan payudara. Penggunaan dot atau empeng juga dapat mengganggu keterikatan batin (bonding) ibu dan bayi. Bayi yang diberikan dot atau empeng kepuasan oralnya sudah tercukupi dengan menghisap-hisap dot atau empeng, sehingga jika diberikan payudara ia menjadi kurang tertarik dan pada akhirnya menolak menetek sama sekali. Inilah yang dinamakan bingung puting.

Kondisi lain di mana bayi tidak mau menetek adalah nursing strike. Nursing strike adalah kondisi bayi mogok menetek yang disebabkan karena bayi sakit, ibu bekerja terutama dalam jangka waktu yang lama, atau ibu ganti sabun/deodoran/parfum. Adanya perbedaan aroma tubuh ibu terkadang membuat bayi menjadi enggan untuk menetek.

Pada saat bayi menolak menetek, baik karena bingung puting atau nursing strike, terapi yang dapat ibu lakukan adalah kontak kulit ke kulit (skin to skin) bersama bayi untuk mengembalikan bonding ibu dan bayi. Dengan skin to skin yang intens, bonding ibu dan bayi akan berangsur-angsur kembali dan bayi akan mau menetek lagi. Jika ibu adalah seorang ibu bekerja, alangkah baiknya bila ibu mengambil cuti selama beberapa hari agar bayi dapat menetek kembali. Jika bayi menggunakan dot atau empeng, sebaiknya segera dihentikan penggunaannya. Untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut, ibu dapat berkunjung ke poli laktasi bersama bayi dan anggota keluarga lainnya.

dr Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat
www.rspermatadepok.com(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close