detikhealth

Efek Samping Obat Steroid Mengintai Meski Hanya Digunakan Jangka Pendek

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Senin, 24/04/2017 10:09 WIB
Efek Samping Obat Steroid Mengintai Meski Hanya Digunakan Jangka PendekFoto: Thinkstock
Jakarta, Penggunaan obat jenis kortikosteroid dalam jangka panjang memang memiliki beberapa risiko efek samping serius. Studi terbaru menyebut efek samping ternyata juga mengintai meski penggunaan obat tak sampai satu bulan.

Kortikosteroid atau yang umum dikenal dengan naman steroid merupakan obat antiperadangan untuk mengobati gejala kondisi medis. Umumnya obat ini diresepkan untuk mengatasi asma, rematik, nyeri sendi, radang usus besar hingga masalah kulit dan nyeri otot.

dr Akbar K. Waljee dari University of Michigan melakukan penelitian kepada 1.548.945 partisipan dengan rentang usia 18 hingga 64 tahun. Partisipan merupakan pengguna obat kortikosteroid dengan berbagai keluhan, dan menggunakan obat tersebut tak sampai satu bulan.

Baca juga: Cara Aman Sembuhkan Cedera pada Pundak, Disuntik atau Terapi?

Hasil penelitian menyebut ketika menggunakan obat steroid, risiko mengalami pembekuan darah naik hingga tiga kali lipat. Selain itu, partisipan juga mengalami peningkatan risiko mengalami sepsis hingga empat kali lipat dan tulang retak hingga dua kali lipat.

Risiko tersebut muncul meskipun penggunaan obat dalam dosis kecil (kurang dari 20 miligram per hari). Peneliti menyimpulkan bahwa dengan semakin tingginya dosis obat, semakin tinggi pula risiko mengalami efek samping.

"Penggunaan obat kortikosteroid memang dibutuhkan pada beberapa situasi. Namun seperti obat lainnya, kortikosteroid juga memiliki efek samping," tutur Waljee, dikutip dari NY Times.

Ada dua pesan yang disampaikan oleh Waljee melalui penelitian ini. Pertama, hindari penggunaan obat jenis kortikosteroid jika keadaan belum mengharuskan. Kedua untuk para dokter, sebaiknya meresepkan obat antiperadangan non-steroid jika memang kondisi medis pasien memiliki alternatif obat selain steroid.

"Kita mungkin saja menggunakan obat steroid terlalu sering. Penggunaan obat ini mulai sekarang harus diminimalisasi jika memang ada alternatif obat lainnya yang tidak mengandung steroid," tutup Waljee.

Baca juga: Kesalahan Seperti Ini Sering Terjadi Saat Mengobati Sakit Gigi(mrs/vit)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close