detikhealth

Konsultasi Umum
dr. Dito Anurogo

Penulis 17 buku dan sedang studi S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta.

Badan Lemas dan Kepala Berat, Ada Masalah Apa?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 02/05/2017 18:16 WIB
Badan Lemas dan Kepala Berat, Ada Masalah Apa?Foto: iStock
Jakarta, Halo Dok, saya mau konsultasi tentang kondisi yang saya rasakan sudah 2 bulan ini. Saya sangat takut ke dokter jadi saya tidak pernah memeriksakan kondisi saya ke dokter. Setiap hari saya merasa lemas, sering berkunang-kunang, sakit kepala bagian leher, mual, saya juga sering buang air kecil kalau siang dan terkadang demam jika malam, juga mata terasa silau.

- Rutinitas saya bekerja di dalam ruangan sebagai karyawan swasta.
- Di waktu luang saya hanya menjadi ibu rumah tangga biasa.
- Pola kebiasaan minum dan makan saya itu sbelum seperti ini saya tidak pernah sarapan dan makan di bawah jam 12 siang mengkonsumsi sayuran paling sering sayuran yang di santan.
- Pola kerja saya setiap Hari duduk saja, semenjak beberapa bulan saya sulit tidur, terkadang saya tidak tidur dan saya jarang berolahraga.
- Saya tidak pernah kerja lembur
- Tentang pekerjaan, teman dan keluarga
- Saya bnyak stres sehingga berat badan saya turun
- Akhir-akhir ini saya merasa haus dan Lapar
- Akhir-akhir ini saya juga sering buang air kecil
- Saya juga sudah makan banyak tapi tidak bertambah berat badan
- Saya tidak pernah menderita diabetes
- Riwayat kencing manis di keluarga saya tidak ada

Mungkin kiranya dokter bisa bantu menjawab keluhan yang saya alami. Saya ucapkan Terimakasih.

Rury (Perempuan, 21 tahun)

Jawaban

Salam kasih, damai, dan sejahtera untuk kita semua.

Sebelumnya, saya hanya ingin bertanya, mengapa takut ke dokter? Apakah ada pengalaman traumatis dengan dokter sehingga sampai takut periksa ke dokter? Atau takut disuntik?

Memahami keluhan di atas, pertanyaan mendasar adalah, apa keluhan utama yang sangat mengganggu? Kalau keluhannya banyak dan tidak fokus, boleh jadi itu psikosomatis, sindrom lelah kronis, atau sebenarnya hanya simtomatis saja. Bila Ibu merasa lelah, maka dapat dipastikan, salah satunya, dengan pemeriksaan hemoglobin, untuk mengetahui apakah benar terjadi anemia.

Namun secara umum boleh jadi semua keluhan yang Ibu Rury rasakan itu disebabkan karena pola hidup yang kurang, bahkan cenderung tidak sehat. Kalau boleh tahu, mengapa Ibu merasa stres sehingga berat badan menurun? Pastilah ada pokok persoalan yang hingga kini belum terselesaikan. Ibu sendiri yang tahu jawabannya.

Oh iya, terkait stres atau 'beban jiwa' tersebut, apakah Ibu memiliki buku harian atau sahabat dekat untuk sekadar curhat, melepas penat, membebaskan belenggu kehidupan, atau menguraikan semua tali yang menjerat jiwa? Saya yakin, ibu pasti memiliki sahabat dekat untuk curhat. Atau minimal Ibu memiliki Allah, tempat mengadu dan menumpahkan semua kepenatan hidup/kehidupan ini. Cobalah baca, pahami, dan renungkan ayat-ayat kitab suci, yang mungkin saja telah Ibu abaikan selama ini. Boleh jadi kondisi ini adalah salah satu cara Allah mencintai Ibu.

Saran saya lainnya cukup sederhana, lakukan dan temukan hal-hal yang membuat Ibu bahagia. Manjakan diri ibu dengan melakukan apapun, sepanjang tidak bertentangan dengan norma, adat, budaya, dan agama. Bersikaplah rileks dan tenang di dalam menghadapi problematika kehidupan. Sesekali, bolehlah mengajak sahabat untuk berwisata ke alam bebas, berpetualang mendaki gunung, atau mengunjungi yatim piatu di panti asuhan. Ini penting agar jiwa dan pikiran Ibu kembali di dalam harmonisasi.

Demikian penjelasan ini. Semoga memberikan solusi.

Salam sehat dan sukses selalu.
Dokter Dito Anurogo, penulis 18 buku, S-2 IKD Biomedis FK UGM Yogyakarta.(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit