detikhealth

Salah Pilih Camilan, Waspada Bikin Lapar Terus dan Jadi Gemuk

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 03/05/2017 11:05 WIB
Salah Pilih Camilan, Waspada Bikin Lapar Terus dan Jadi GemukFoto: iStock
Jakarta, Banyak orang dengan sengaja menunda waktu makan dan memilih untuk ngemil. Hati-hati, salah pilih camilan justru bisa menambah rasa lapar Anda dan berujung pada nafsu makan yang 'membludak'.

Menurut nutrisionis Boston Children's Hospital, Belinda Lennerz, MD, bahkan sebelum Anda menelan camilan seperti biskuit manis atau keripik kentang, reseptor rasa di mulut Anda mulai 'berbicara' pada otak dan perut.

"Hal ini menyebabkan perubahan hormon dan metabolik lainnya yang membantu sistem pencernaan mempersiapkan diri menangani makanan yang masuk. Salah satunya, insulin meningkat supaya gula darah tidak naik terlalu tinggi setelah makan," ujar Lennerz, seperti dikutip dari Men's Health.

Persiapan ini sebenarnya dilakukan untuk proses pencernaan makanan berat. Dengan persiapan alamiah ini, tubuh akan selalu dalam keadaan seimbang alias homeostasis.

Baca juga: Mau Langsing, Bisakah Quinoa Dijadikan Pengganti Nasi?

Saat mengonsumsi camilan, sistem usus dan pencernaan tidak bisa membedakannya dengan proses makan makanan berat, sehingga persiapan ini tetap terjadi. Sistem pencernaan pun bereaksi seolah makanan besar sedang dalam perjalanan masuk.

"Penurunan gula darah bisa memicu rasa lapar yang berlebihan. Kondisi ini pun bisa membuat Anda ingin terus-terusan makan lagi untuk mengatasi reaksi tubuh tersebut," imbuh Lennerz.

Untuk mengatasinya, Anda perlu memilih menu camilan yang tepat. Di antaranya yakni sumber protein dan lemak sehat. Alasannya, tubuh mencerna keduanya dengan perlahan dan tidak akan memicu respons insulin yang mengakibatkan rasa lapar berlebihan, yang biasanya muncul dari camilan berbahan dasar gula atau karbohidrat olahan.

Anda bisa memilih camilan seperti buah segar seperti alpukat, kacang-kacangan dan yogurt. "Buah adalah menu karbohidrat kaya serat dan bisa menjadi makanan ringan yang baik," pesannya.

Baca juga: Membentuk Otot dengan Mengonsumsi Nasi Saja, Mungkinkah?(ajg/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit