detikhealth

Risiko Nekat Berhubungan Intim di Masa Nifas

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 10/05/2017 13:36 WIB
Risiko Nekat Berhubungan Intim di Masa NifasFoto: thinkstock
Jakarta, Meninggal saat bercinta bisa saja terjadi. Tak hanya karena tersedak saat memberikan seks oral seperti yang terjadi baru-baru ini di Florida, kematian akibat bercinta juga terjadi saat seorang wanita nekat bercinta saat dia berada di masa nifas.

Di tahun 1998, BBC melaporkan meninggalnya dua wanita usia 22 dan 29 tahun di West Yorkshire ketika bercinta 8 dan 5 hari setelah melahirkan. Keduanya diketahui melahirkan secara normal dan meninggal saat berhubungan intim.

Peneliti mengatakan peristiwa ini terjadi akibat munculnya emboli atau gelembung udara yang masuk ke tubuh dan mengalir ke jantung kemudian ke otak. Meski demikian, peneliti menekankan jika kejadian seperti ini jarang terjadi.

Nah, terkait hal ini, dr Noviyanti SpOG dari Mayapada Hospital Tangerang mengatakan saat dilakukan penetrasi penis, kemungkinan akan terjadi gelembung udara. Ketika wanita masih dalam masa menstruasi atau masih mengeluarkan darah nifas, kemungkinan ada pembuluh darah yang terbuka.

dr Novi mengungkapkan, jika gelembung udara tersebut masuk ke aliran darah dan menghambat peredaran darah di area jantung akan berbahaya. Dalam kasus ini, kematian disebabkan karena masuknya gelembung udara yang dalam dunia kedokteran disebut emboli atau sumbatan pada aliran pembuluh darah, sehingga menyebabkan organ tubuh tersebut kekurangan oksigen.

Baca juga: Nekat Bercinta Saat Haid, Hati-hati Risikonya

"Emboli bila mengenai pembuluh darah otak dan jantung akan menyumbat dan menyebabkan kematian. Normalnya, pembuluh darah pada ibu hamil melebar atau mengalami vasodilatasi dan membutuhkan waktu minimal 3 minggu setelah melahirkan untuk kembali ke ukuran dan kondisi normal," tutur dr Novi saat berbincang dengan detikHealth, Rabu (9/5/2017).

Masa nifas, kata dr Novi terjadi selama 42 hari setelah ibu melahirkan. Nah, selama itu pula darah dari vagina masih hilang timbul. Sehingga, sama seperti saat seseorang menstruasi, wanita sebaiknya bercinta ketika darah sudah tidak keluar atau benar-benar bersih.

Dalam kondisi darah nifas masih keluar, nekat berhubungan intim juga bisa menimbulkan risiko infeksi ke rahim. Pada prinsipnya, saat bercinta ada benda asing masuk ke dalam vagina dan ketika sedang haid atau dalam masa nifas yang notabene kotor, bisa memicu infeksi.

"Dalam waktu 42 hari itu juga memberi organ rahim waktu pemulihan. Lagipula ibunya sendiri juga belum tentu mau ya bercinta. Kalau lahiran normal kan jahitannya akan terasa nyeri. Bisa memungkinkan terbukanya jahitan di robekan vagina karena jahitan per vaginam umumnya akan pulih dalam waktu 42 hari," tutur dr Novi.

Baca juga: 3 Kondisi yang Membuat Persalinan Terasa Begitu Nyeri

(rdn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit